Materi Dasar
AISATSU KOTOBA
Aisatsu Kotoba ( Kata - Kata Salam )
Kata - Kata Salam dalam bahasa jepang antara lain :
=( Ucapan salam )=
Ohayou Gozaimasu = Selamat pagi
Konnichi wa = Selamat Siang
Konban Wa = Selamat Malam
Oyasuminasai = Selamat Tidur.
=( Menanyakan Kabar/keadaan )=
* O Genki desu ka = Bagai mana KabarMu ?
- Hai, Genki desu. = ya, kabarku baik.
- Iie, genki dewa arimasen = tidak, kabarku buruk/kurang sehat.
=( Ucapan Terima Kasih )=
Arigatou gozaimasu = Terima kasih.
Doumo arigatou gozaimashita = Terima kasih sebanyak-banyaknya.
Iie, dou itashimashite = Terima Kasih kembali.
=( Ucapan salam perpisahan )=
Mata Aimashou = sampai jumpa lagi
Jya mata = sampai jumpa lagi
Mata Ashita = sampai jumpa besok
Mata atode = sampai jumpa nanti
Sayonara = Selamat berpisah.
Nichijou Aisatsu to Hyougen: Salam dan
ungkapan sehari-hari.
Bahasa
Jepang memiliki banyak ungkapan –termasuk salam– yang digunakan dalam
percakapan sehari-hari. Berikut ini adalah beberapa di antaranya. Walaupun
lazimnya salam tidak pernah / jarang ditulis menggunakan kanji, sebagai
referensi saya cantumkan kanji asal dari masing-masing untuk sekedar menambah
pengetahuan kita.
有難う御座います– Arigatou Gozaimasu – Terimakasih
Secara gramatik berarti “sulit (bagi saya) untuk menerima (kebaikan dari anda)”. Di ucapkan ketika orang lain telah membantu / memberikan sesuatu kepada kita.
Ungkapan terima kasih ini mempunyai berbagai macam varian.
Kita bisa menambahkan kata どうも– Doumo di depannya, yang bisa diartikan “Sangat/Sekali” どうも ありがとう ございます.
Kita-pun dapat juga mengubahnya menjadi bentuk lampau, ketika bantuan / sesuatu dari orang lain telah kita terima ありがとう ございました.
Dapat juga kita pakai dengan cara memenggal, dan mengambil salah satu katanya saja どうも atau ありがとう saja, yang sudah berarti “Terimakasih” namun merupakan ungkapan tidak formal / ungkapan plain.
Di kalangan remaja, ada kata サンキュー – Sankyuu yang diserap dari kata bahasa Inggris ”Thankyou”. Bahasa Slank ini kadang ditulis dengan angka 39 (angka 3 dalam bahasa jepang dibaca “san” dan angka 9 dibaca “kyuu”), bahasa sms nee… hehehe
Di daerah Oosaka, ada juga dialek daerahおおきに yang kadang dipadukan menjadi おおきに どうも yang juga berarti “Terimakasih.
頂ます|戴きます – Itadakimasu – Ucapan ketika akan mulai makan / minum
Secara gramatik berarti “Saya menerima”. Ucapan “Itadakimasu” mengandung makna rasa syukur dan terima kasih kepada semua yang telah berjasa, sehingga seseorang dapat menyantap suatu makanan / kadang termasuk minuman. Dalam bahasa Indonesia (termasuk dalam Dorama dan Anime) kata “Itadakimasu” sering diartikan menjadi “Selamat makan” atau “Saya makan”.
ごちそうさまでした – Gochisousama deshita – Ucapan ketika selesai makan / minum
Kata ごちそう berarti “Hidangan yang lezat”. Gochisousama deshita diucapkan untuk berterimakasih kepada semua yang telah berjasa menyediakan makanan untuk kita. Kadang diartikan menjadi “Saya selesai makan” atau “Terimakasih atas makanannya”.
Ketika diajak pergi makan oleh orang lain, orang Jepang mempunyai kebiasaan mengucapkan gochisousama deshita berulang-ulang. Pertama ketika dia baru saja selesai makan. Kedua ketika mereka pulang dan akan berpisah kembali ke tempat tinggal masing-masing. Dan ketiga, adalah ketika mereka bertemu lagi keesokan harinya, atau beberapa hari setelah itu.
Hal tersebut adalah hal yang lazim, dan dianggap sebagai sebuah sopan santu.
行って来ます – Ittekimasu – Saya berangkat
Arti yang lebih tepat sesuai dengan asal kata-nya adalah “Saya pergi dan akan kembali lagi”. Diucapkan oleh seseorang yang akan berangkat meninggalkan suatu tempat, kemudian dia akan kembali lagi ke tempat itu. Orang Jepang mempunyai kebiasaan mengucapkan いってきます ketika mereka pergi dari rumah.
いって(い)らっしゃい –
Itte(i)rasshai – Silakan berangkat有難う御座います– Arigatou Gozaimasu – Terimakasih
Secara gramatik berarti “sulit (bagi saya) untuk menerima (kebaikan dari anda)”. Di ucapkan ketika orang lain telah membantu / memberikan sesuatu kepada kita.
Ungkapan terima kasih ini mempunyai berbagai macam varian.
Kita bisa menambahkan kata どうも– Doumo di depannya, yang bisa diartikan “Sangat/Sekali” どうも ありがとう ございます.
Kita-pun dapat juga mengubahnya menjadi bentuk lampau, ketika bantuan / sesuatu dari orang lain telah kita terima ありがとう ございました.
Dapat juga kita pakai dengan cara memenggal, dan mengambil salah satu katanya saja どうも atau ありがとう saja, yang sudah berarti “Terimakasih” namun merupakan ungkapan tidak formal / ungkapan plain.
Di kalangan remaja, ada kata サンキュー – Sankyuu yang diserap dari kata bahasa Inggris ”Thankyou”. Bahasa Slank ini kadang ditulis dengan angka 39 (angka 3 dalam bahasa jepang dibaca “san” dan angka 9 dibaca “kyuu”), bahasa sms nee… hehehe
Di daerah Oosaka, ada juga dialek daerahおおきに yang kadang dipadukan menjadi おおきに どうも yang juga berarti “Terimakasih.
頂ます|戴きます – Itadakimasu – Ucapan ketika akan mulai makan / minum
Secara gramatik berarti “Saya menerima”. Ucapan “Itadakimasu” mengandung makna rasa syukur dan terima kasih kepada semua yang telah berjasa, sehingga seseorang dapat menyantap suatu makanan / kadang termasuk minuman. Dalam bahasa Indonesia (termasuk dalam Dorama dan Anime) kata “Itadakimasu” sering diartikan menjadi “Selamat makan” atau “Saya makan”.
ごちそうさまでした – Gochisousama deshita – Ucapan ketika selesai makan / minum
Kata ごちそう berarti “Hidangan yang lezat”. Gochisousama deshita diucapkan untuk berterimakasih kepada semua yang telah berjasa menyediakan makanan untuk kita. Kadang diartikan menjadi “Saya selesai makan” atau “Terimakasih atas makanannya”.
Ketika diajak pergi makan oleh orang lain, orang Jepang mempunyai kebiasaan mengucapkan gochisousama deshita berulang-ulang. Pertama ketika dia baru saja selesai makan. Kedua ketika mereka pulang dan akan berpisah kembali ke tempat tinggal masing-masing. Dan ketiga, adalah ketika mereka bertemu lagi keesokan harinya, atau beberapa hari setelah itu.
Hal tersebut adalah hal yang lazim, dan dianggap sebagai sebuah sopan santu.
行って来ます – Ittekimasu – Saya berangkat
Arti yang lebih tepat sesuai dengan asal kata-nya adalah “Saya pergi dan akan kembali lagi”. Diucapkan oleh seseorang yang akan berangkat meninggalkan suatu tempat, kemudian dia akan kembali lagi ke tempat itu. Orang Jepang mempunyai kebiasaan mengucapkan いってきます ketika mereka pergi dari rumah.
Merupakan jawaban dari いってきます. Bunyi “I” di tengah-tengah bisa dihilangkan. Diucapkan kepada orang yang akan pergi dari suatu tempat, dan dia akan kembali lagi (misalnya diucapkan ke anak yang akan berangkat ke sekolah)
Yang perlu diketahui adalah, dalam kehidupan sehari-hari, bisa juga kedua ungkapan di atas dibalik, seseorang yang berada di rumah lebih dulu mengucapkanいってらっしゃい dan orang yang akan pergi baru mengucapkanいってきます. Bukan sebuah contoh percakapan formal, tapi patut untuk diketahui.
Coba anda lihat penggunaan lainnya pada contoh di bawah ini:
ヤマピ: ともこちゃん、いま から いっしょに えいがかん に いかない?
ともこ: ええ? じゃ、いってらっしゃい。。。
Yamapi : Tomoko-sayang… abis ini ke bioskop bareng2 yuk?
Tomoko : Hh? Oke kalo gitu…. selamat jalan…
Di percakapan itu “Itterasshai” dipakai oleh Tomoko untuk menolak ajakan Yamapi secara kasar dan dengan unsure bercanda. “Itterasshai” disitu bisa diartikan, “berangkat sendiri sono gih, aku disini aja ga ikutan ^o^””. Hehehe.
いらっしゃいませ – Irasshaimase – Selamat datang
Merupakan kata yang sering dipakai oleh pelayan toko untuk memberi sambutan kepada para costumer-nya. Irasshaimase hampir tidak pernah dipakai di kantor-kantor pelayanan umum, bank, kantor pos, juga oleh pribadi ketika menyambut seseorang. Ungkapan lain yang juga berarti “Selamat datang” adalah いらっしゃいIrasshai dan ようこそYoukoso.
ただいま – Tadaima – Saya kembali
Sering juga diartikan “Saya pulang”. Diucapkan ketika kita kembali dari suatu tempat.
お帰りなさい – Okaerinasai – Selamat datang kembali
Merupakan jawaban dari Tadaima. Berasal dari kata かえり yang berarti pulang, dan なさい yang berarti silakan.
Shinchan (Nohara Shinosuke di Crayon Shinchan) selalu terbalik mengucapkan kedua salam ini. Dia selalu mengucapkan Okaerinasai ketika dia pulang, bukan Tadaima
お元気ですか – Ogenki desuka – Apa kabar?
Dipakai untuk menanyakan keadaan orang lain. Kita bisa menjawabnya dengan はい、元気です Hai, genki desu – Iya, sehat. Atau はい、お蔭様で Hai, okagesama de – Iya, berkat doa anda (saya baik-baik saja).
お先に – Osakini – Diucapkan ketika pergi terlebih dahulu
Lengkapnya adalahお先に失礼します Osakini shitsureishimasu. Berarti “Saya pergi duluan”. Dalam situasi di kelas misalnya, ketika kita ingin pulang terlebih dahulu, sementara teman-teman yang lain masih berada di dalam kelas, kita mengucapkan Osakini shitsureishimasu. Orang yang kita tinggalkan menjawabnya dengan お先にどうぞ osakini douzo yang berarti “Silakan duluan”.
お疲れ様でした – Otsukaresama deshita – Terimakasih telah bersusah payah
Biasa juga diartikan “Terimakasih atas kerjasamanya”. Otsukaresama deshita diucapkan untuk situasi dimana beberapa orang telah selesai melakukan suatu pekerjaan / hal secara bersama-sama. Di dalam kelas, di dalam sebuah acara, ketika akan pulang dari tempat kerja dsb. Lazim juga diucapkan dengan dipenggal おつかれさま おつかれさん atau おつかれ saja. Bentuk lain yang artinya sama, tapi bentuknya lebih tidak sopan adalahご苦労様でした Gokurousama deshita.
じゃ、また あした – Ja, mata ashita – Sampai jumpa besok
Ashita berarti “Besok”. Kata Ashita disitu bisa diganti dengan kata-kata lain seperti あとで “Sebentar lagi”, らいしゅう “Minggu depan”, らいげつ “Bulan depan”, dst. Bentuk yang lebih formal adalahでは、また Dewa, mata. Sedangkan bentuk yang tidak formal antara lain じゃ ね Ja ne, atau じゃ、また ね Ja, mata ne, serta ほんじゃ Honjya (logat Kansai/Osaka).
お邪魔します – Ojyama shimasu – Permisi
Jama berarti “Gangguan” sehingga Ojamashimasu bisa diartikan “Saya mengganggu”. Dipakai ketika akan masuk ke kamar / rumah orang lain, atau juga sekedar basa-basi ketika akan meminta bantuan.
ご免ください – Gomen kudasai – Permisi
Diucapkan ketika kita akan bertamu ke rumah seseorang. Bisa juga sebagai pengganti mengetuk pintu.
お世話になります – Osewani narimasu – Telah merepotkan
“Saya telah merepotkan anda”. Merupakan ungkapan yang diucapkan ketika kita merasa telah membuat orang lain repot karena kita.
お願いします – Onegai shimasu – Tolong
Merupakan permohonan ketika kita ingin meminta pertolongan kepada orang lain. “Mohon bantuannya” “Mohon kerjasamanya”. Ada juga kata よろしく yang artinya juga sama seperti Onegaishimasu. Kadang keduanya digabung menjadi よろしくおねがいします Yoroshiku onegaishimasu, atau yang lebih sopan lagiよろしくおねがいいたします Yoroshiku onegaiitashimasu.
Artinya akan sama sekali berbeda ketika kita menambahkan kataどうぞ di depannya
はじめまして – Hajimemashite – Salam kenal
Diucapkan ketika mengawali perkenal saat kita bertemu pertama kali dengan seseorang. Dalam bahasa Inggris sama artinya dengan “How do you do”.
どうぞよろしくお願いします – Douzo yoroshiku onegai shimasu – Terimalah perkenalan dari saya
Walaupun maknanya mirip dengan よろしくおねがいします, tapi ungkapan ini dipakai
Walaupun maknanya mirip dengan よろしくおねがいします, tapi ungkapan ini dipakai
ketika kita
mengakhiri saja. Lebih umum disingkat menjadi どうぞよろしく saja. Jawaban untuk kalimat ini adalahこちらこそ よろしくおねがいします “Senang juga berkenalan dengan anda,
mulai sekarang, sayapun akan membutuhkan bantuan dari anda”.
お 早うございます – Ohayou gozaimasu – Selamat pagi
Walaupun tidak mengandung kata yang dalam bahasa Jepang berarti “Pagi”, tapi kata inilah yang diucapkan ketika kita pertama kali bertemu seseorang suatu hari. Untuk teman akrab atau orang yang kedudukannya di bawah kita, kita bisa mengucapkan お早う Ohayou.
お早うございます diucapkan sejak dini hari, sampai sekitar jam 11 pagi. Namun ada juga teman saya orang Jepang yang mengucapkan ohayou gozaimasu jam 2 siang, karena kami baru mau mulai kuliah dan baru saja bertemu hari itu
今日は – Konnichiwa – Selamat siang
Konnichi berarti “Hari ini”. Konnichiwa diucapkan mulai tengah hari, sampai matahari tenggelam. Yang perlu diingat, salam seperti Ohayou gozaimasu, Konnichiwa dan Konbanwa hanya dapat kita ucapkan ke seseorang satu kali dalam sehari. Lebih dari itu, jika kita bertemu lagi dengan orang yang sama dan ingin mengucapkan salam, kita bisa pake “Doumo” sambil menganggukkan kepala sedikit.
今晩は – Konbanwa – Selamat malam
Konban berarti “malam ini”. Dengan menambahkan partikel WA di belakangnya, kata ini berubah menjadi salam, yang diucapkan pada waktu malam hari.
お 早うございます – Ohayou gozaimasu – Selamat pagi
Walaupun tidak mengandung kata yang dalam bahasa Jepang berarti “Pagi”, tapi kata inilah yang diucapkan ketika kita pertama kali bertemu seseorang suatu hari. Untuk teman akrab atau orang yang kedudukannya di bawah kita, kita bisa mengucapkan お早う Ohayou.
お早うございます diucapkan sejak dini hari, sampai sekitar jam 11 pagi. Namun ada juga teman saya orang Jepang yang mengucapkan ohayou gozaimasu jam 2 siang, karena kami baru mau mulai kuliah dan baru saja bertemu hari itu
今日は – Konnichiwa – Selamat siang
Konnichi berarti “Hari ini”. Konnichiwa diucapkan mulai tengah hari, sampai matahari tenggelam. Yang perlu diingat, salam seperti Ohayou gozaimasu, Konnichiwa dan Konbanwa hanya dapat kita ucapkan ke seseorang satu kali dalam sehari. Lebih dari itu, jika kita bertemu lagi dengan orang yang sama dan ingin mengucapkan salam, kita bisa pake “Doumo” sambil menganggukkan kepala sedikit.
今晩は – Konbanwa – Selamat malam
Konban berarti “malam ini”. Dengan menambahkan partikel WA di belakangnya, kata ini berubah menjadi salam, yang diucapkan pada waktu malam hari.
お久しぶりです – Ohisashiburi desu – Lama tidak bertemu
Sesuai dengan artinya, diucapkan ketika bertemu orang yang kita sudah lama tidak berjumpa dengannya. Bentuk yang lebih kasar adalahしばらくです Shibaraku desu.
おめでとうございます – Omedetou gozaimasu – Selamat
kalimat untuk mengucapkan selamat. Biasa digabung dengan kata lain seperti:
新年おめでとうございます Shinnen omedetou gozaimasu “Selamat tahun baru” ご結婚おめでとうございます Go-kekkon omedetou gozaimasu “Selamat Menikah” 誕生日おめでとうございます Tanjoubi omedetou gozaimasu “Selamat ulang tahun” バランおめでとうございます Rubaran omedetou gozaimasu “Selamat Lebaran” dst.Sesuai dengan artinya, diucapkan ketika bertemu orang yang kita sudah lama tidak berjumpa dengannya. Bentuk yang lebih kasar adalahしばらくです Shibaraku desu.
おめでとうございます – Omedetou gozaimasu – Selamat
kalimat untuk mengucapkan selamat. Biasa digabung dengan kata lain seperti:
お休みなさい – Oyasumi nasai – Selamat tidur
Diucapkan ketika kita berpisah dengan orang lain untuk tidur, atau… berpisah ketika sudah larut malam.
すみません – Sumimasen – Maaf
Digunakan untuk meminta maaf atas kesalahan kita, atau berterima kasih ketika orang lain melakuka hal yang seharusnya tidak perlu dia lakukan untuk kita. Ada juga yang mengucapkannya dengan すいません. Bentuk biasa dari ungkapan ini adalah ご免なさい Gomennasai, atau ごめん Gomen. Kata lain yang artinya mirip adalah しつれいします Shitsureishimasu, yang berarti “Maaf atas kelancangan saya”.
さようなら – Sayounara – Selamat Tinggal
Merupakan ucapan ketika akan berpisah untuk jangka waktu yang lama, bahkan mungkin tidak akan bertemu lagi. Merupakan kependekan dari kalimat bahasa Jepang Klasik さようならば おいとまをもうします Sayounaraba oitoma o moushimasu.
もしもし – Moshimoshi – Halo
Ada cerita yang mengatakan bahwa, kata ini dipakai karena setan tidak bisa mengucapkan kata “moshimoshi”. Ini menandakan bahwa orang yang mengangkat telepon dari kita benar-benar manusia, bukan hantu setan atau sejenisnya.
Terlepas dari benar atau tidaknya, kata ini cuma dipakai untuk pembicaraan di telepon saja.
Hmm… adakah hal baru yang bisa minasan ambil dari artikel ini? Walaupun sekedar salam dan ungkapan sehari-hari, namun tambahan yang saya tuliskan dengan mengambil bahan dari berbagai sumber ini semoga dapat memberi pengetahuan baru bagi kita.
HIRAGANA
Hiragana (ひらがな、平仮名) adalah suatu cara penulisan bahasa
Jepang dan mewakili sebutan sukukata. Pada masa silam, ia juga dikenali sebagai
onna de (女手) atau
'tulisan wanita' karena biasa digunakan oleh kaum wanita. Kaum lelaki pada masa
itu menulis menggunakan tulisan Kanji dan Katakana. Hiragana mula digunakan
secara luas pada abad ke-10 Masehi.
Kegunaan Hiragana
- menulis akhiran kata (okurigana, 送り仮名).Contoh: okuru (mengirim) ditulis: 送る. Yang bercetak tebal itulah okurigana.
- menulis kata keterangan (adverb), beberapa kata benda (noun) dan kata sifat (adjektif).
- perkataan-perkataan yang penulisan Kanji-nya tidak diketahui atau sudah lama tidak digunakan.
- menulis bahan bacaan anak-anak seperti buku teks, animasi dan komik (manga).
- menulis furigana, dikenal juga dengan rubi, yaitu teks kecil di atas kanji, yang menandakan bagaimana suatu kata dibaca.
Kegunaan Hiragana
- menulis akhiran kata (okurigana, 送り仮名).Contoh: okuru (mengirim) ditulis: 送る. Yang bercetak tebal itulah okurigana.
- menulis kata keterangan (adverb), beberapa kata benda (noun) dan kata sifat (adjektif).
- perkataan-perkataan yang penulisan Kanji-nya tidak diketahui atau sudah lama tidak digunakan.
- menulis bahan bacaan anak-anak seperti buku teks, animasi dan komik (manga).
- menulis furigana, dikenal juga dengan rubi, yaitu teks kecil di atas kanji, yang menandakan bagaimana suatu kata dibaca.
INPUT HURUF HIRAGANA
a i u e o あ い う え お
ka ki ku ke ko
か き く け こ
sa shi su se so
さ し す せ そ
ta chi tsu te to
た ち つ て と
na ni nu ne no
な に ぬ ね の
ha hi fu he ho
は ひ ふ へ ほ
ma mi mu me mo
ま み む め も
ya yu yo
や ゆ よ
ra ri ru re ru
ら り る れ ろ
wa wo
わ を
n
ん
ga gi gu ge go
が ぎ ぐ げ ご
za ji zu ze zo
ざ じ ず ぜ ぞ
da de do
だ で ど
ba bi bu be bo
ば び ぶ べ ぼ
pa pi pu pe po
ぱ ぴ ぷ ぺ ぽ
Huruf kecil :
tsu ya yu yo
っ ゃ ゅ ょ
KATAKANA
Katakana
adalah salah satu daripada tiga cara penulisan bahasa Jepang. Katakana biasanya
digunakan untuk menulis kata-kata yang berasal dari bahasa asing yang sudah
diserap ke dalam bahasa Jepang (外来語/gairaigo)
selain itu juga digunakan untuk menuliskan onomatope dan kata-kata asli bahasa
Jepang, hal ini hanya bersifat penegasan saja.
INPUT HURUF KATAKANA
a i u e o
ア イ ウ エ オ
ka ki ku ke ko
カ キ ク ケ コ
sa shi su se so
サ シ ス セ ソ
ta chi tsu te to
タ チ ツ テ ト
na ni nu ne no
ナ ニ ヌ ネ ノ
ha hi fu he ho
ハ ヒ フ ヘ ホ
ma mi mu me mo
マ ミ ム メ モ
ya yu yo
ヤ ユ ヨ
na ni nu ne no
ラ リ ル レ ロ
wa wo
ワ ヲ
n
ン
ga gi gu ge go
ガ ギ グ ゲ ゴ
za ji zu ze zo
ザ ジ ズ ゼ ゾ
da de do
ダ デ ド
ba bi bu be bo
バ ビ ブ ベ ボ
pa pi pu pe po
パ ピ プ ペ ポ
Huruf kecil:
i e o ya yu yo tsu
ィ ェ ォ ャ ュ ョ ッ
Huruf Kanji
Setelah anda hafal huruf hiragana dan katakana, langkah selanjutnya yang
harus anda pelajari adalah huruf Kanji. Huruf kanji jauh lebih sulit
dibandingkan hiragana ataupun katakana. Namun demikian, belajar kanji sungguh
menarik dan menyenangkan.
Kanji & Cara Baca
Kanji adalah huruf bergambar yang diadopsi dari negeri Cina pada awal
abad ke-14. Setiap huruf kanji mewakili tidak hanya bunyi tapi juga arti. Kanji
biasanya dituliskan pada sebagian besar kata benda, kata sifat, dan kata kerja.
Huruf kanji mempunyai 2 cara
baca;
yaitu kunyomi (cara baca Jepang), dan onyomi (cara baca Cina).
Pertanyaan yang muncul dari kalian mungkin kapan kanji tersebut dibaca kunyomi
dan kapan dibaca onyomi? Secara umum ketika sebuah kanji berdiri sendiri dan
memberi suatu arti bagi kanji tersebut (tidak digabungkan dengan kanji lain) maka
kita menggunakan cara baca kunyomi. Dan apabila sebuah kanji digunakan bersama
dengan kanji lainnya, maka kita menggunakan cara baca onyomi.
Contoh:
月(つき)
Karena
berdiri sendiri, maka dibaca “tsuki” (つき)
一月(いちがつ)
Karena
digabungkan dengan kanji lain, yaitu kanji 一(いち)、maka dibaca
“gatsu” 月(がつ)
Namun demikian ada beberapa kanji yang tidak mengikuti aturan di atas,
oleh karena itu anda harus berhati-hati.
Berikut ini beberapa list kanji dasar yang perlu kamu ketahui. Namun
sebelum kamu memperlajari bagaian ini, sebaiknya kamu sudah menghafal huruf hiragana
dan katakana dengan baik.
Kanji Yang Berhubungan Dengan Hari;
Kanji dasar 1
Arti Kanji: MATAHARI, Jumlah Coretan: 4
日
Cara baca:
• Kunyomi: ひ
• Onyomi: ニチ
Contoh:
• 日 (ひ) : Matahari
• 日よう日(にちようび) : Hari Minggu
Arti Kanji: BULAN, Jumlah Coretan: 4
月
Cara baca:
• Kunyomi: つき
• Onyomi: ゲツ/ガツ
Contoh:
• 月 (つき) : Bulan
• 月よう日(げつようび) : Hari Senin
Arti Kanji: API, Jumlah Coretan: 4
火
Cara baca:
• Kunyomi: ひ
• Onyomi: カ
Contoh:
• 火 (ひ) : Api
• 火よう日(かようび) : Hari Selasa
Arti Kanji: AIR, Jumlah Coretan: 4
水
Cara baca:
• Kunyomi: みず
• Onyomi: すい
Contoh:
• 水 (みず) : Air
• 水よう日(すいようび) : Hari Rabu
Arti Kanji: POHON, Jumlah Coretan: 4
木
Cara baca:
• Kunyomi: き
• Onyomi: モク
Contoh:
• 木 (き) : Pohon
• 木よう日(もくようび) : Hari Kamis
Arti Kanji: UANG, Jumlah Coretan: 8
金
Cara baca:
• Kunyomi: かね
• Onyomi: キン
Contoh:
• 金 (かね) : Uang
• 金よう日(きんようび) : Hari Jum'at
Arti Kanji: TANAH, Jumlah Coretan: 3
土
Cara baca:
• Kunyomi: つち
• Onyomi: ド
Contoh:
• 土 (つち) : Tanah
• 土よう日(どようび) : Hari Sabtu
Kanji Dasar 2
Arti Kanji: SATU, Jumlah Coretan:1
一
Cara baca:
• Kunyomi: ひと
• Onyomi: イチ
Contoh:
• 一つ(ひとつ) : Satu buah
• 一月(いちがつ) : Januari
Arti Kanji: DUA, Jumlah Coretan:2
二
Cara baca:
• Kunyomi: ふた
• Onyomi: ニ
Contoh:
• 二つ(ふたつ)
• 二月(にがつ) : Februari
Arti Kanji: TIGA, Jumlah Coretan: 3
三
Cara baca:
• Kunyomi: みっ
• Onyomi: サン
Contoh:
• 三つ (みっつ) : Tiga buah
• 三月(さんがつ) : Maret
Arti Kanji: EMPAT, Jumlah Coretan: 5
四
Cara baca:
• Kunyomi: よっ
• Onyomi: シ
Contoh:
• 四つ (よっつ) : Empat buah
• 四月(しがつ) : April
Arti Kanji: LIMA, Jumlah Coretan: 4
五
Cara baca:
• Kunyomi: いつ
• Onyomi: ゴ
Contoh:
• 五つ (いつつ) : Lima buah
• 五月(ごがつ) : Mei
Arti Kanji: ENAM, Jumlah Coretan: 4
六
Cara baca:
• Kunyomi: むっ
• Onyomi: ロク
Contoh:
• 六つ (むっつ) : Enam Buah
• 六月(ろくがつ) : Juni
Arti Kanji: TUJUH, Jumlah Coretan: 2
七
Cara baca:
• Kunyomi: なな
• Onyomi: シチ
Contoh:
• 七つ (ななつ) : Tujuh buah
• 七月(しちがつ) : Juli
Arti Kanji: DELAPAN, Jumlah Coretan: 2
八
Cara baca:
• Kunyomi: やっ
• Onyomi: ハチ
Contoh:
• 八つ (やっつ) : Delapan
buah
• 八月(はちがつ) : Agustus
Arti Kanji: SEMBILAN, Jumlah Coretan: 2
九
Cara baca:
• Kunyomi: ここの
• Onyomi: ク/キュウ
Contoh:
• 九つ (ここのつ) : Sembilan
buah
• 九月(くがつ) : September
Arti Kanji: SEPULUH, Jumlah Coretan: 2
十
Cara baca:
• Kunyomi: とお
• Onyomi: ジュウ
Contoh:
• 十 (とお) : Sepuluh
buah, • 十月(じゅうがつ) : Oktober
• 十一月(じゅういちがつ) : November, • 十二月(じゅうにがつ) : Desember
Kanji Dasar 3
Arti Kanji: RATUSAN, Jumlah Coretan: 6
百
Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: ヒャク/ビャク
Contoh:
• 二百(にひゃく) : Dua ratus
• 三百(さんびゃく) Tiga ratus
Arti Kanji: RIBUAN, Jumlah Coretan: 3
千
Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: セン/ゼン
Contoh:
• 一千(いっせん) : Seribu
• 三千(さんぜん) : Tiga ribu
Arti Kanji: PULUHAN RIBU, Jumlah Coretan: 3
万
Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: マン
Contoh:
• 一万 (いちまん) : Sepuluh
ribu
• 百万(ひゃくまん) : Satu juta
Arti Kanji: YEN, Jumlah Coretan: 4
円
Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: エン
Contoh:
• 百万円 (ひゃくまんえん) : Satu juta
yen
• 五千円(ごせんえん) : Lima ribu
yen
=Basic Grammar I=
I. (kata benda I) + wa + (kata benda II) desu
(kata benda I) adalah (kata benda II)
partikel
"wa" disini sebagai penanda subyek, bahwa kata benda I berperan
sebagai subyek kalimat.
"desu"(dibaca:
des) disini merupakan kata kerja bantu yang berfungsi untuk menentukan kalimat
itu menjadi kalimat positif. contoh:
- watashi wa
gakusei desu
saya adalah siswa
kata benda I
adalah "watashi(saya)", kata benda II adalah "gakusei(siswa)",
dengan "wa" adalah sebuah partikel yang berfungsi sebagai
"penanda subyek". Partikel "wa" diletakan di belakang
"watashi" menandakan bahwa subyek dari kalimat tersebut adalah
"watashi(saya)"
- watashi wa Ali desu
saya adalah
Ali
- watashi wa
indoneshia jin desu
saya adalah orang Indonesia.
- watashi wa
sensei desu
saya adalah guru.
- anata wa
kankoku jin desu
anda adalah orang Korea.
- Tanaka san
wa nihon jin desu
Tuan
Tanaka adalah orang Jepang.
*perhatian : untuk ~san tidak boleh dipakai ke diri
sendiri.
contoh :
watashi wa
Sandi san desu (X)
yang benar :
watashi wa Sandi desu. (O)
II. (kata benda I) + wa + (kata benda II) dewa/ja arimasen
(kata benda I) bukan (kata benda II)
pola kalimat
ini menunjukkan bentuk negatif dari pola ~ wa ~ desu di atas.
"dewa/ja
arimasen"(dibaca: dewa/ja arimaseng) disini merupakan kata kerja bantu
yang berfungsi untuk menentukan kalimat itu menjadi kalimat negatif.
- watashi wa
gakusei desu (+)
saya adalah siswa
- watashi wa
gakusei dewa arimasen (-)
saya bukan
siswa
- watashi wa
indoneshia jin desu (+)
- watashi wa
sensei desu (+)
saya adalah guru.
- watashi wa
sensei dewa arimasen (-)
saya bukan
guru.
- anata wa
kankoku jin desu (+)
anda adalah orang Korea.
- anata wa
kankoku jin dewa arimasen (-)
anda bukan
orang Korea.
- Tanaka san
wa nihon jin desu (+)
Tuan
Tanaka adalah orang Jepang.
- Tanaka san
wa nihon jin dewa arimasen (-)
Tuan
Tanaka bukan orang Jepang.
III. partikel "no"
1. (kata benda I) no (kata benda II)
(kata benda II) menerangkan (kata benda I)
contoh :
- nihongo no
sensei
guru
bahasa Jepang
disini kata
"sensei"(guru) selaku kata benda II menerangkan
"nihongo"(bahasa Jepang) selaku kata benda II
- onna no
hito
seorang perempuan/perempuan
- otoko
no hito
seorang laki laki/perempuan
2. (nama tempat/perusahaan/sekolah) no (nama orang/benda)
menunjukkan
asal tempat orang atau benda tersebut /orang atau benda itu berasal dari tempat
tersebut.
contoh:
- Bandung no
Ali
Ali
dari bandung
- Jakaruta no
Tomi
Tomi
dari Jakarta
- nihon
no kimura
Kimura dari Jepang
- Fuji
daigaku no tanaka
Tanaka dari Universitas Fuji
- ultra jaya
no teh kotak
teh
kotak dari/produksi Ultra Jaya
- watashi wa
Bandung no Ali desu
Saya
Ali dari Bandung
- watashi wa
Indoneshia no gakusei desu
saya
pelajar dari Indonesia
IV.
kono hito/kata wa ~ desu ==> orang ini adalah ~
sono hito/kata wa ~ desu ==> orang itu adalah ~
ano hito/kata wa ~ desu ==> orang itu(jauh) adalah ~
"kono,
sono, ano" merupakan kata tunjuk yang penggunaannya harus diletakan
bersama dengan kata benda, yang berfungsi untuk menegaskan benda yg diikutinya.
Penggunaan dan fungsinya akan dibahas lebih lanjut di bab berikutnya.
-kono hito
artinya orang ini (letak orangnya dekat dari si pembicara tetapi jauh dari
lawan bicara)
-sono hito
artinya orang itu (letak orangnya jauh dari si pembicara tetapi dekat dari
lawan bicara)
-ano hito
artinya orang itu(jauh) (letak orangnya jauh dari si pembicara maupun si lawan
bicara) contoh:
- kono hito
wa Ali san desu
orang
ini adalah (Tuan) Ali.
- kono hito
wa gakusei desu
orang
ini adalah siswa
- sono hito
wa Tanaka san desu
orang
itu adalah (Tuan) Tanaka
- sono hito
wa furansu jin desu.
orang
itu adalah orang perancis
- ano hito
wa Indoneshia jin desu
orang
itu adalah orang Indonesia
- ano hito
wa amerika jin desu
orang itu adalah orang Amerika
*"kata" lebih sopan dari
"hito" digunakan untuk orang yang kedudukannya lebih tinggi. contoh:
- kono kata wa
nihongo no sensei desu
orang ini adalah guru bahasa Jepang
- sono kata
wa maria san desu
orang
itu adalah Nyonya Maria
- ano kata
wa igirisu no Jon san desu
orang itu adalah Tuan Jon dari Inggris
V. partikel "ka"
partikel
"ka" diletakkan diakhir kalimat yang berfungsi untuk bertanya dengan
intonasi naik.
bisa
dibilang sebagai pengganti tanda tanya pada akhir kalimat
untuk
menjawabnya bisa dijawab dengan jawaban "hai" yang berarti
"ya/iya" atau "iie" yang berarti "tidak/bukan"
contoh:
( - ) Ali
san wa nihon jin desu ka?
apakah Ali orang Jepang?
( + ) iie,
Ali san wa nihon jin dewa arimasen. Indoneshia jin desu.
bukan, Ali bukan orang
Jepang.(Ali) orang Indonesia.
( - ) Chin
san wa chuugoku jin desu ka?
apakah Chin orang Cina?
( + ) hai,
sou desu
ya, benar atau
( + ) hai,
Chin san wa Chuugoku jin desu
ya, Chin orang Cina
VI. "dare" vs "donata"
"dare"
artinya "siapa"
"donata"
artinya juga "siapa", tetapi lebih sopan dari "dare"
contoh:
( - ) kono
hito wa dare desu ka ?
orang ini siapa?
( + ) sono
hito wa Tanaka san desu
orang itu adalah Tanaka
( - ) ano
hito wa dare desu ka
orang itu siapa?
( + ) ano
hito wa chuugoku no chin san desu
orang itu adalah Chin dari Cina
( - ) kono kata
wa donata desu ka (formal)
orang ini siapa?
( + ) sono
kata wa Tanaka san desu
orang itu adalah Tanaka
( - ) ano
kata wa donata desu ka (formal)
orang itu siapa?
( + ) ano
kata wa chin sensei desu (formal)
orang itu adalah guru Chin
VII. partikel "mo"
partikel
"mo" dalam bahasa Indonesia artinya "juga"
contoh:
-watashi wa
gakusei desu
saya
adalah siswa
-Tanaka san mo
gakusei desu (ganti partikel "wa" dengan partikel "mo")
Tanaka
juga siswa
- Ali san wa
Indoneshia jin desu
Ali orang Indonesia
- Budi san mo
Indoneshia jin desu (ganti partikel "wa" dengan partikel
"mo")
Budi juga orang Indonesia
*hati hati, jangan gabungkan
partikel "wa" dengan "mo"
- Watashi wa
gakusei desu
saya
adalah siswa
- Tanaka san
wa mo gakusei desu (X)
Tanaka juga siswa
(nama negara) + jin = orang (nama negara) (menunjukkan
kebangsaan)
contoh :
indoneshia jin
= orang Indonesia
nihon jin
= orang Jepang
o-sutoraria jin
= orang Ausie
indo jin
= orang India
(nama orang)
+ san = tuan/nyonya ~
san merupakan kata sandang yang diletakan di belakang
nama orang (untuk sopan)
contoh:
Ali san
= tuan Ali/saudara Ali
Meri san
= nyonya Meri/saudari Meri
(nama
negara) + go = bahasa (nama negara)
contoh :
nihon go
= bahasa Jepang
Indoneshia go
= bahasa Indonesia
chuugoku go
= bahasa Cina
kankoku go
= bahasa Korea
* untuk bhsa Inggris memakai "Eigo" bukan
Igirisu go
Vocabulary (atarashii kotoba / tango)
nihongo = bahasa jepang
sensei = guru
kaishain = pegawai perusahan
isha = dokter
ginkouin = pegawai bank
enjinia = engineer
gakusei = siswa
onna = perempuan
eigo = bahasa Inggris
otoko = laki laki
hito = orang
kata = orang / beliau (lebih sopan dri
'hito')
nihon = jepang
furansu = perancis
amerika = amerika
indoneshia = indonesia
chuugoku = cina
tai = thailand
o-sutoraria = australia
igirisu = inggris
mareeshia = malaysia
singapo-ru = singapura
filipin = filipina
indo = india
mekisiko = meksiko
watashi = saya
anata = kamu / anda
donata = siapa (sopan)
dare = siapa
hai = ya
iie = tidak/bukan
Basic Grammar II : Kata tunjuk KORE, SORE,
ARE
Dalam bahasa
Jepang, kata untuk menunjukkan benda ada tiga cara, yaitu :
kore (ini) -> untuk menunjukkan benda yang dekat dengan pembicara
sore (itu) -> untuk menunjukkan benda yang jauh dari si pembicara,
tapi dekat dengan lawan bicara
are (itu) -> untuk menunjukkan benda yang jauh dari si
pembicara maupun lawan bicara
Kosa
Kata :
hon (buku)
kaban (tas)
enpitsu
(pensil)
keshigomu (penghapus)
kami
(kertas)
tsukue (meja)
isu (kursi
jisho (kamus)
pen
(bolpoin/pulpen)
zasshi (majalah)
shinbun
(koran)
jitensha (sepeda)
jidoosha
(mobil)
nan (apa)
megane
(kacamata)
Contoh :
1. Kore wa
kaban desu. (Ini tas)
2. Sore wa
shinbun desu ka. (Apakah itu koran?)
3. Are wa
nan desu ka. (itu apa?)
Ilustrasi :
(O) A
hon___________________(O) B
keadaan si A
lagi pegang buku (hon)
maka:
A: kore wa
nan desu ka (ini apa?)
B: sore wa
hon desu (itu adalah buku)
si A memakai
"kore" karena hon (buku) dekat dengan si A(dia sendiri), sedangkan si
B memakai "sore" karena letak hon (buku) jauh dari si B dan dekat
dengan si A
(O) A___________________(O) B hon
keadaan si B
lagi pegang buku (hon)
maka:
A : sore wa
nan desu ka? (itu apa?)
B : kore wa
hon desu (ini adalah buku)
si A memakai
"sore" karena hon (buku) jauh dengan si A dan dekat dengan si B,
sedangkan si B memakai "kore" karena letak hon (buku) dekat dari si B
(O)A
(O)B_________________hon
letak buku
(hon) jauh dari si A maupun si B
maka:
A : are wa
nan desu ka? (itu apa?)
B : are wa
hon desu (itu adalah buku)
si A maupun
si B keduanya menggunakan "are" karena letak buku (hon) jauh dari
kedua nya.
kalo dalam percakapan, harap
diperhatikan penggunaanya ya, tergantung posisi bendanya, kapan menggunakan
"kore","sore" dan "are" :)
=Basic
Grammar III - 1 (上)=
I. koko, soko, asoko, doko kata tunjuk
ini digunakkan untuk menunjukkan tempat/kata ganti tunjuk tempat.
pembentukkannya:
koko artinya "disini"
tempatnya dekat/dalam lingkup dari si pembicara maupun si pendengar atau
dekat dari si pembicara tapi jauh dari si pendengar.
koko wa gakkou
desu
disini adalah
sekolah
gakkou wa koko
desu
sekolah disini
(maksudnya sekolah itu letaknya disini)
koko wa Bandung
desu
disini adalah
Bandung
bandung wa koko
desu
bandung disini
(maksudnya bandung itu letaknya disini)
soko artinya "disitu"
tempatnya dekat/dalam lingkup dari si pendengar tapi jauh dari si
pembicara.
soko wa byouin
desu
disitu adalah
rumah sakit
byouin wa soko
desu
rumah sakit
disitu
soko wa ginkou
desu
disitu adalah bank
ginkou wa soko
desu
bank disitu
asoko artinya "disana"
tempatnya jauh dari si pendengar maupun dari si pembicara.
asoko wa daigaku
desu
disana adalah
universitas
daigaku wa asoko
desu
universitas disana
asoko wa depaato
desu
disana adalah dept
store
depaato wa asoko
desu
dept. store disana
untuk kata tanya nya di gunakan doko yang artinya "dimana"
contoh:
A: gakkou wa
doko desu ka (sekolah dimana?)
B: (gakkou
wa) soko desu.(sekolah disitu)
A: daigaku
wa doko desu ka (sekolah dimana?)
B: (daigaku
wa) asoko desu.(sekolah disana)
II. posisi / letak
posisi atau
letak dalam bahasa jepang terdiri atas:
- ue = atas
- shita =
bawah
- naka =
dalam
- soba =
samping
- soto =
luar
- depan =
mae
- ushiro =
belakang
misalnya
kita mau bilang:
dalam tas
=> kaban no naka
*jadi dipergunakan partikel no
tsukue no
ue
atas meja
isu no
shita
bawah kursi
terebi no
soba
samping
televisi
*nih yg sering didenger di lagu2 J
kimi no
soba
samping kamu
/ samping mu
jadi
penyusunannya : (kata benda) no
ue / shita / naka / soba / soto / mae / ushiro
III . Arimasu dan Imasu
Arimasu
artinya ada, digunakan untuk menunjukkan keberadaan benda
mati..bentuk dasar arimasu adalah aru.
sedangkan,
Imasu artinya
juga ada tetapi digunakan pada benda hidup..bentuk dasar dari imasu
adalah iru
pola nya biasanya berbentuk :
A ni
B ga arimasu
A ni
B ga imasu
di A ada
B
contoh :
koko ni
shinbun ga arimasu
di sini ada
koran
soko ni
kutsu ga arimasu
di situ ada
sepatu
daidokoro ni reizouko ga arimasu
di dapur ada
kulkas
niwa ni
jidousha ga arimasu
di halaman ada
mobil
*perlu diperhatikan : penggunaan imasu hanya
untuk benda hidup
imouto ga
imasu
ada adik
perempuan
chichi ga
imasu
ada ayah
haha ga
imasu
ada ibu
Nah tadi di bagian II udah
dipelajari tentang letak kan, sekarang akan diterapkan disini J
kaban no
naka ni hon ga arimasu
di dalam tas ada
buku
tsukue no ue
ni shinbun ga arimasu
di atas meja ada
koran
isu no shita
ni kutsu ga arimasu
di bawah kursi
ada sepatu
heya no naka
ni beddo ga arimasu
di dalam kamar
ada tempat tidur
uchi no mae ni
inu ga imasu
di depan rumah
ada anjing
jidousha no
ushiro ni neko ga imasu
di belakang
mobil ada kucing
anata no
soba ni watashi ga imasu
di samping
kamu ada saya
bentuk
negatif dari arimasu adalah arimasen
bentuk
negatif dari imasu adalah imasen
koko ni
shinbun ga arimasu (+)
di sini ada
koran
koko ni
shinbun ga arimasen (-)
di sini tidak
ada koran
niwa ni
jidousha ga arimasu (+)
di halaman
ada mobil
niwa ni
jidousha ga arimasen (-)
di halaman tidak
ada mobil
imouto ga
imasu (+)
ada adik
perempuan
imouto ga imasen
(-)
tidak ada adik
perempuan
chichi ga
imasu (+)
ada ayah
chichi ga imasen
(-)
tidak ada ayah
bagaimana kah untuk membuat kalimat
tanya nya?
perhatikan
pola kalimat berikut:
~ ni nani ga
arimasu ka (di ~ ada apa?)
~ ni dare ga
imasu ka (di ~ ada siapa?)
Jawabnya:
~ ni ~ ga
arimasu
~ ni ~ ga
imasu
*hati2 ya jangan sampai salah ato
tertukar, lihat dulu situasi nya apakah yang ada itu benda hidup atau benda
mati
contoh:
-anata
no heya ni nani ga arimasu ka (?)
(di
kamarmu ada apa?)
-terebi ga
arimasu
(ada
televisi)
-uchi ni
dare ga imasu ka (?)
(di
rumah ada siapa?)
-uchi ni
chichi ga imasu
(di
rumah ada ayah)
-anata no
heya ni terebi ga arimasu ka (?)
(apakah
dikamar mu ada televisi?)
-hai,
arimasu
(ya,
ada)
atau
-iie,arimasen
(tidak,
tidak ada/tidak punya)
-kanoujo ga
imasu ka
(kamu
pnya pacar cewe?)
-hai, imasu
(ya,
punya)
atau
-iie, imasen
(ga,
ga punya)
*Arimasu dan imasu juga bisa artinya "punya/mempunyai"
arimasu
untuk benda mati
imasu untuk
benda hidup
ya sama
kayak bahasa indo juga lah
okane ga
arimasu ka
kamu ada
uang? = kamu punya uang?
sama aja kan
:)
tambahan kosakata
denwa = telepon
terebi = TV
beddo = bed / tempat tidur
heya = kamar
daidokoro = dapur
reizouko =
kulkas
yasai = sayuran
kudamono =
buah buahan
gyuunyuu = susu sapi
tamago =
telur
gohan = nasi
todana = lemari/rak
byouin = rumah sakit
koujou = pabrik
kyoushitsu = ruang kelas
eki = stasiun
yuubinkyoku = kantor pos
yama = gunung
hasami = gunting
naifu = pisau
nooto = note
keshigomu = penghapus karet
kami = kertas/rambut
nanimo = apapun
nanika = sesuatu
=Basic Grammar III - 2 (下)=
IV. Kochira, sochira, achira, dochira
kata tunjuk
ini digunakan untuk menunjukkan arah
kochira artinya "sebelah sini"
sochira artinya "sebelah situ"
achira artinya "sebelah sana (jauh)"
dochira artinya "sebelah mana"
contoh:
toshoukan wa
kochira desu
(perpus disebelah
sini)
kochira wa
toshoukan desu
(sebelah
sini adlah
perpus)
watashi no
heya wa sochira desu
(kamar ku disebelah
situ)
sochira wa watashi
no heya desu
(disebelah
situ adlah kamarku)
toire wa achira
desu
(toilet
disebelah sana)
achira wa toire
desu
(disebelah
sana adlah toilet)
A: denwa wa dochira
desu ka (telepon ada disebelah mana?)
B: (denwa
wa) kochira desu ((telepon) disebelah sini)
A: gakkou wa
dochira desu ka (sekolah sebelah mana?)
B:
sochira desu (sebelah situ)
1. Dalam bhsa percakapan (informal) kata tunjuk ini sering disingkat
menjadi:
kochira ==> kotchi
sochira ==> sotchi
achira ==> atchi
dochira ==> dotchi
contoh:
- Boku no
heya wa kotchi.(kamar gw sebelah sini/disini)
- Kotchi,kotchi..kite
kite (sini, sini..kemari kemari)
- Gakkou
nee..sotchi da yo(sekolah ya..disebelah situ lho)
2. kochira, sochira, achira, dan dochira bisa berfungsi sebagai bentuk sopan
dari koko, soko, asoko, doko.
contoh:
A: gakkou wa
dochira deshou ka (= gakkou wa doko desu ka)
B: sochira
desu yo (= soko desu yo)
V . miscellaneious (sono ta)
- Kata bilangan
tentu kalian
semua dah taukan kata bilangan itu apa ,yaitu satu,dua,tiga,dst.
...hmm langsung
aja ya..
0 = rei/zero
1 = ichi
2 = ni
3 = san
4 = yon/shi
5 = go
6 = roku
7 =
shichi/nana
8 = hachi
9 = kyuu/ku
10 = juu
11 = juu
ichi
12 = juu ni
13 = juu san
14 = juu yon
15 = juu go
16 = juu
roku
17 = juu
nana
18 = juu
hachi
19 = juu kyuu
- Hari hari dalam bahasa Jepang
senin
= getsuyoubi
selasa =
kayoubi
rabu
= suiyoubi
kamis
= mokuyoubi
jumat
= kinyoubi
sabtu
= doyoubi
minggu =
nichiyoubi
untuk pertanyaan
digunakan "nanyoubi" yang artinya adalah "hari apa?"
contoh :
kyou wa nanyoubi
desu ka
(hari ini
hari apa?)
- Bulan dalam bahasa Jepang
januari
= ichigatsu
februari
= nigatsu
maret
= sangatsu
april
= shigatsu (bukan yongatsu)
mei
= gogatsu
juni
= rokugatsu
juli
= shichigatsu (bukan nanagatsu)
agustus
= hachigatsu
september = kugatsu
(bukan kyuugatsu)
oktober
= juugatsu
november = juuichigatsu
desember =
juunigatsu
untuk pertanyaannya
digunakan nangatsu yang artinya adalah "bulan apa?"
contoh :
sengetsu wa nangatsu
deshita ka?
(bulan
kemaren bulan apa?
- Tanggal dalam bahasa Jepang
tanggal
Nama Jepangnya
1
Tsuitachi
2
Futsuka
3
Mikka
4
Yokka
5
Itsuka
6
Muika
7
Nanoka
8
Youka
9
Kokonoka
10
Tooka
11
Juu-ichi-nichi
12
Juu-ni-nichi
13
Juu-san-nichi
14
Juu-yokka
15
Juu-go-nichi
16
Juu-roku-nichi
17
Juu-shichi-nichi
18
Juu-hachi-nichi
19
Juu-ku-nichi
20
Hatsuka
21
Ni-juu-ichi-nichi
22
Ni-juu-ni-nichi
23
Ni-juu-san-nichi
24
Ni-juu-yokka
25
Ni-juu-go-nichi
26
Ni-juu-roku-nichi
27
Ni-juu-shichi-nichi
28
Ni-juu-hachi-nichi
29
Ni-juu-ku-nichi
30
San-juu-nichi
31
San-juu-ichi-nichi
Untuk
pertanyaan digunakan Nan nichi yang artinya "tanggal
berapa?"
* Hafalkan tanggal 1 - 10 , 20
untuk
tanggal yang laen ciri-cirinya adalah (angka) + nichi
contoh :
tanggal 13
angka 13 kan
juu-san lalu ditambah nichi ==> juu-san nichi
perlu
diperhatikan untuk
tanggal yang mempunyai ekor 4 seperti tanggal 14, 24
akhirannya
menggunakan "~yokka"
kosakata waktu:
- 2 hari yang
lalu => ototoi
- kemaren
=> kinou
- hari ini
=> kyou
- besok
=> ashita
- lusa =>
asatte
- minggu
lalu => senshuu
- minggu ini
=> konshuu
- minggu
depan => raishuu
- bulan lalu
=> sengetsu
- bulan ini
=> kongetsu
- bulan
depan => raigetsu
- tahun lalu
=> kyonen
- tahun ini
=> kotoshi
- tahun
depan => rainen
- kapan =
itsu
*sistem penulisan tahun, bulan, tanggal di Jepang
terbalik dengan di Indonesia yaitu
(tahun) -
(bulan) - (tanggal) - (hari)
contoh :
A: otanjoubi
wa itsu desu ka? (ultah nya kapan?)
B: roku
gatsu juu-go nichi desu (tanggal 15 juni)
Daftar kata
sifat yang sering digunakan sehari-hari.
KEIYŌSHI 形容詞
Kata sifat
golongan 1, ciri-ciri berakhiran huruf i い
yoi 良い = baik;bagus
takai 高い = tinggi;mahal
hikui 低い = rendah
shiroi 白い = putih
aoi 青い = biru;hijau
ōkii 大きい = besar
atsui 暑い = panas (hawa)
atsui 熱い = panas (benda)
atatakai 暖かい = hangat
atarashii 新しい = baru
nagai 長い = panjang;lama
hiroi 広い = lebar;luas
omoi 重い = berat
tōi 遠い = jauh
atsui 厚い = tebal
hayai 速い = cepat
akarui 明るい = terang
fukai 深い = dalam
katai 固い = keras
muzukashii
難しい =
susah;sulit
oishii おいしい = enak
amai 甘い = manis
nigai 苦い = pahit
utsukushii
美しい =
cantik;indah
ureshii うれしい = gembira
tanoshii 楽しい = senang
wakai 若い = muda
isogashii 忙しい = sibuk
futoi 太い = gemuk;gendut
arai 荒い = galak;liar
kawaii 可愛い = manis;imut
surudoi 鋭い = tajam;cerdas
tsuyoi 強い = kuat
hoshii ほしい = ingin;mau
mottainai もったいない = sayang;boros
shiokarai 塩辛い / しょっぱい = asin
|
warui 悪い = jelek;buruk
yasui 安い = murah akai 赤い = merah kuroi 黒い = hitam kiiroi 黄色い = kuning chiisai 小さい = kecil samui 寒い = dingin (hawa) tsumetai 冷たい = dingin (benda) suzushii 涼しい = sejuk furui 古い = tua;kuno;lama mijikai 短い = pendek semai 狭い = sempit karui 軽い = ringan chikai 近い = dekat usui 薄い = tipis osoi 遅い = lambat;lama kurai 暗い = gelap asai 浅い = dangkal yawarakai 柔らかい = lunak yasashii やさしい = mudah;gampang;ramah mazui まずい = tidak enak suppai 酸っぱい = asam karai 辛い = pedas;asin minikui みにくい = jelek kanashii 悲しい = sedih kurushii 苦しい = susah hati urusai うるさい = cerewet;bawel abunai 危ない = bahaya hosoi 細い halus;kecil;langsing omoshiroi おもしろい = menarik;lucu kowai こわい = menakutkan;menyeramkan nibui 鈍い = tumpul;bebal;bodoh yowai 弱い = lemah itai 痛い = sakit tsumaranai つまらない = tak berharga |
KEIYŌ DŌSHI 形容動詞
(Sering disebut NA KEIYŌSHI)
(Sering disebut NA KEIYŌSHI)
Ciri-ciri :
tidak berakhiran i い
genki 元気 =
sehat
shinsetsu 親切 = baik hati;ramah
kimben 勤勉 = rajin
baka ばか = bodoh
bimbō 貧乏 = miskin
hitsuyō 必要 = perlu
taisetsu 大切 = penting
shōjiki 正直 = jujur
burei 無礼 = tidak sopan
suki 好き = suka;gemar
rikō 利口 = pintar;cerdas
jōzu 上手 = pandai;mahir;ahli
heta 下手 = tidak pandai;payah
kirei きれい = cantik;indah
teinei 丁寧 = sopan
shiawase 幸せ = bahagia;beruntung (= saiwai 幸い)
nigiyaka にぎやか = ramai
shizuka 静か = tenang;sunyi
namaiki 生意気 = sombong;congkak
jōbu 丈夫 = sehat;kuat;kokoh
rippa 立派 rippa = indah;bagus;megah;gemilang
shinsetsu 親切 = baik hati;ramah
kimben 勤勉 = rajin
baka ばか = bodoh
bimbō 貧乏 = miskin
hitsuyō 必要 = perlu
taisetsu 大切 = penting
shōjiki 正直 = jujur
burei 無礼 = tidak sopan
suki 好き = suka;gemar
rikō 利口 = pintar;cerdas
jōzu 上手 = pandai;mahir;ahli
heta 下手 = tidak pandai;payah
kirei きれい = cantik;indah
teinei 丁寧 = sopan
shiawase 幸せ = bahagia;beruntung (= saiwai 幸い)
nigiyaka にぎやか = ramai
shizuka 静か = tenang;sunyi
namaiki 生意気 = sombong;congkak
jōbu 丈夫 = sehat;kuat;kokoh
rippa 立派 rippa = indah;bagus;megah;gemilang
Kirei きれい dan teinei ていねい adalah suara 'e panjang'
*Perhatikan
: kata-kata di
bawah ini termasuk KEIYŌDŌSHI (walaupun berakhiran i い)
kirai きらい = tidak suka;benci
saiwai 幸い = bahagia;beruntung;mujur
zonzai ぞんざい = kasar;ceroboh;gegabah
saiwai 幸い = bahagia;beruntung;mujur
zonzai ぞんざい = kasar;ceroboh;gegabah
aimai あいまい = tidak jelas;tidak dapat dipercaya
=PARTIKEL=
Partikel
WA は
Partikel WA
は berfungsi sebagai kata bantu subjek. 1. Menunjukkan subjek pembicaraan atau pokok kalimat.
Watashi wa gakusei desu.
わたし は 学生です。
Saya adalah siswa.
Indoneshia
wa kirei na kuni desu.
インドネシア は きれいな国です。
Indonesia adalah negara yang indah.
2. Menunjukkan
penekanan/penegasanインドネシア は きれいな国です。
Indonesia adalah negara yang indah.
Akai bōshi wa arimasu ga, kuroi bōshi wa arimasen
赤い帽子 は ありますが 、黒い帽子 は ありません。
Saya mempunyai topi merah, tetapi tidak mempunyai topi hitam.
Keimusho
kara wa demashita.
刑務所から は 出ました。
Dia sudah keluar dari penjara.
3. Menunjukkan suatu hal yang kontras/bertentangan dengan yang diutarakan
selanjutnya.刑務所から は 出ました。
Dia sudah keluar dari penjara.
Kakaku wa takai desu ga, hinshitsu wa warui desu.
価格 は 高いですが、品質 は 悪いです。
Harganya mahal, tetapi kualitasnya jelek.
Kōhii wa kaimashita ga, satō wa kaimasen deshita.
コーヒー は 買いましたが 、砂糖 は 買いませんでした。
Saya telah membeli kopi, tetapi tidak membeli gula.
Partikel
GA が
Partikel GA が
memiliki banyak fungsi, yaitu : 1. Menunjukkan subjek dan kata bantu dari kata kerja intransitif
Ame ga furimasu.
雨 が 降ります。
Hujan turun.
Bukka ga agarimasu.
物価 が 上がります。
Harga barang-barang naik.
2. Menunjukkan keberadaan sesuatu. (Bentuk GA ARIMASU (benda mati), GA IMASU
(mahkluk hidup))物価 が 上がります。
Harga barang-barang naik.
Chōdo asoko ni ebāguriin Nihongo gakkō ga arimasu.
ちょうどあそこに エバーグリーン日本語学校 が あります。
Persis di sana ada sekolah Bahasa Jepang Evergreen.
Kurasu ni gakusei ga
jūnin imasu.
クラスに学生 が 十人います。
Di kelas ada 10 orang siswa.
3. Menunjukkan kata ganti tanya berfungsi sbg subjek.クラスに学生 が 十人います。
Di kelas ada 10 orang siswa.
Nani ga oishii desu ka.
何 が おいしいですか。
Apa yang enak?
Doko ga warui desu ka.
どこ が 悪いですか。
Bagian mana yang sakit/rusak?
4. Memberi penegasan pada subjek.どこ が 悪いですか。
Bagian mana yang sakit/rusak?
Kore ga oishii desu.
これ が おいしいです。
Inilah yang enak. (di antara yang lain)
5. Menunjukkan benda yang menjadi objek dari kata2 seperti mempunyai, perlu,
bisa, mengerti, suka dsbこれ が おいしいです。
Inilah yang enak. (di antara yang lain)
Watashi wa hon ga takusan arimasu.
わたしは本 が たくさんあります。
Saya mempunyai banyak buku.
Nihongo ga sukoshi dekimasu.
日本語 が 少しできます。
Saya dapat berbahasa Jepang sedikit.
Eigo ga wakarimasu ka.
英語 が 分かりますか。
Apakah Anda mengerti bahasa Inggris?
Anata no koto ga suki
desu.
あなたのこと が 好きです。
Saya suka kamu.
6. Menunjukkan memiliki sifat/keadaan.あなたのこと が 好きです。
Saya suka kamu.
Zō wa hana ga nagai desu.
象は鼻 が 長いです。
Gajah belalainya panjang.
Koko wa keshiki ga kirei desu.
ここは景色 が きれいです。
Di sini pemandangannya indah.
Partikel
KA か
Partikel KA か,
secara umum berarti '...kah;apakah?'1. Diletakkan pd akhir kalimat digunakan untuk bertanya.
Anata wa donata desu ka.
あなたはどなたですか。
Kamu siapa?
Kore wa nan desu ka.
これは何ですか。
Ini apa?
2. Diletakkan di belakang kata tanya untuk menunjukkan sesuatu yg tidak
jelas/tentuこれは何ですか。
Ini apa?
Poribukuro no naka ni nanika arimasu.
ポリ袋の中に何かあります。
Di dalam kantong plastik ada sesuatu.
Itsuka tenki no ii hi ni tsuri
ni ikitai desu.
いつか天気のいい日につりに行きたいです。
Kapan-kapan pada hari yg bercuaca baik saya ingin pergi memancing.
3. Digunakan dua hal atau lebih untuk menunjukkan salah satu. 'atau'いつか天気のいい日につりに行きたいです。
Kapan-kapan pada hari yg bercuaca baik saya ingin pergi memancing.
Suika ka meron ka papaiya no you na kudamono o kudasai.
すいかかメロンかパパイヤのような果物をください。
Berikan saya buah seperti semangka atau melon atau pepaya.
Iku ka ikanai ka tenki shidai desu.
行くか行かないか天気次第です。
Pergi atau tidak tergantung cuaca.
Partikel
O を
Partikel O
を (ditulis wo) berfungsi sebagai kata bantu untuk kata kerja. 1. Menunjukkan objek dari kata kerja.
Biiru o nomimasu.
ビール を 飲みます。
Minum bir.
Hambāgā o tabemasu.
ハンバーガー を 食べます。
Makan hamburger.
Nihongo
no benkyō o shimasu.
日本語の勉強 を します。
Belajar Bahasa Jepang.
2. Menunjukkan tempat dilalui/dilewati.日本語の勉強 を します。
Belajar Bahasa Jepang.
Niwa o arukimasu.
庭 を 歩きます。
Berjalan di pekarangan
Hashi o watarimasu.
橋を渡ります。
Menyeberangi jembatan.
3. Menunjukkan tempat titik tolak dari verba intransitif橋を渡ります。
Menyeberangi jembatan.
Uchi o dete, gakkō e ikimasu.
家 を 出て、学校へ行きます。
Keluar rumah, pergi ke sekolah.
Daigaku o sotsugyō shimashita.
大学 を 卒業しました。
Tamat universitas/kuliah.
4. Bekerja atau menjabat sesuatu. (bentuk ... o shite imasu をしています)大学 を 卒業しました。
Tamat universitas/kuliah.
Otōsan wa keikan o shite imasu.
おとうさんは警官 を しています。
Ayahnya adalah seorang polisi.
Kanojo wa shachō o shite imasu.
彼女は社長 を しています。
Dia adalah seorang presiden direktur.
彼女は社長 を しています。
Dia adalah seorang presiden direktur.
Partikel
NO の
Partikel NO
の , secara umum berarti 'punya;kepunyaan'
1. Menunjukkan milik dari seseorang/sesuatu.
Watashi no baggu.
わたしのバッグ。
Tas (punya) saya.
Ano basu wa kaisha no desu.
あのバスは会社のです。
Bus itu milik perusahaan.
Indoneshia-jin
no fūzoku wa Nihon-jin no
to mattaku chigaimasu.
インドネシア人の 風俗は日本人のと まったく違います。
Adat istiadat orang Indonesia berbeda sama sekali dengan orang Jepang.
2. Menggabung dua kata benda. (Kata benda pertama menerangkan kata benda
selanjutnya)インドネシア人の 風俗は日本人のと まったく違います。
Adat istiadat orang Indonesia berbeda sama sekali dengan orang Jepang.
Nihon-go no sensei.
日本語の先生。
Guru bahasa Jepang.
Kotoshi no kome no shūkaku wa ōi desu.
ことしの 米 の収穫は多いです。
Panen beras tahun ini banyak.
Watashi no tomodachi no
Tono-san wa chūgakkō de gengogaku no
sensei o shite imasu.
わたしの 友達の トノさんは 中学校で 言語学の 先生を しています。
Temanku Tono adalah guru bahasa di SMP negeri.
3. Menunjukkan tempat berada.わたしの 友達の トノさんは 中学校で 言語学の 先生を しています。
Temanku Tono adalah guru bahasa di SMP negeri.
Jakaruta no shoppingu sentā wa itsumo nigiyaka desu.
ジャカルタ の ショッピングセンター は いつもにぎやかです。
Pusat perbelanjaan di Jakarta selalu ramai.
Nihon no haru wa totemo kirei
desu.
日本の春は とてもきれいです。
Musim semi di Jepang sangat indah.
4. Untuk menominakan anak kalimat yg berbentuk kata kerja atau kata sifat日本の春は とてもきれいです。
Musim semi di Jepang sangat indah.
Kanji o oboeru no wa taihen muzukashii desu.
漢字を覚えるの は 大変難しいです。
Susah sekali mengingat kanji.
Kare wa daigaku o yameta no
wa okane ga nai tame desu.
彼は大学をやめたのはお金がないためです。
Dia berhenti kuliah karena tidak mempunyai uang.
5. Diletakkan di akhir kalimat untuk彼は大学をやめたのはお金がないためです。
Dia berhenti kuliah karena tidak mempunyai uang.
Dalam ucapan informal, No の sering diganti dengan n ん
a. bertanya secara akrab.
Dō shita no.
どうしたの。
Kenapa kamu?
b) penegasan
Ashita yōji ga aru no desu.
あした用事があるのです。
Besok saya ada urusan.
c. memberi perintah bernada keras, khususnya kpd anak2
Neru mae ni ha o migaku no.
寝る前に歯をみがくの。
Sebelum tidur kamu harus menggosok gigi.
Catatan : untuk Kata sifat II (Keiyō Dōshi), kata benda, kata ganti dsb. harus ditambah kata NA な)
Suki na no?
好きなの?
Suka?
Partikel
NI に
Partikel NI に
secara umum berarti 'di;pada;ke;untuk'1. Menunjukkan letak/beradanya sesuatu 'di'
Gakusei tachi wa kyōshitsu ni imasu.
学生たちは教室にいます。
Murid-murid ada di ruangan kelas.
Basurūmu ni shawā ga tsukete arimasu
ka.
バスルームにシャワーが付けてありますか。
Apakah di kamar mandi ada dipasang shower?
2. Menunjukkan pada apa kita melakukan sesuatu 'di;pada'バスルームにシャワーが付けてありますか。
Apakah di kamar mandi ada dipasang shower?
Nōto ni kakimasu.
ノートに書きます。
Menulis di buku catatan.
Koko ni goshomei kudasai.
ここにご署名ください。
Silahkan tanda tangan di sini.
3. Untuk menyatakan waktu. 'pada'ここにご署名ください。
Silahkan tanda tangan di sini.
Jippun hodo mae ni tōchaku shimashita.
十分ほど前に到着しました。
Saya tiba pada kira-kira sepuluh menit lalu.
Ichiji ni kōen e ikimashita.
一時に公園へ行きました。
Saya telah pergi ke taman pada jam 1.
4. Menunjukkan menghadap/menuju/memasukkan ke suatu arah/tempat. 'ke'一時に公園へ行きました。
Saya telah pergi ke taman pada jam 1.
Watakushi no uchi wa kita ni muite imasu.
私の家は北に向いています。
Rumah saya menghadap ke utara.
Baketsu ni mizu o iremasu.
バケツに水を入れます。
Memasukkan air ke ember.
5. Menunjukkan objek yang dituju/dipengaruhi. 'kepada'バケツに水を入れます。
Memasukkan air ke ember.
Anata ni dake hanashimasu.
あなたにだけ話します。
Saya hanya berbicara kepada kamu saja.
Nihon no yōsu ni tsuite tomodachi ni
kikimashita.
日本の様子について友達に聞きました。
Saya telah bertanya kepada teman tentang keadaan Jepang.
日本の様子について友達に聞きました。
Saya telah bertanya kepada teman tentang keadaan Jepang.
Partikel
DE で
Partikel DE で ,
secara umum berarti 'dengan,di;sebab'1. Menunjukkan alat,bahan dsb yang digunakan. 'dengan'
Yakan de yu o wakashimasu.
やかんで湯を沸かします。
Memasak air dengan cerek.
Ichinichi o dokusho de
sugoshimasu.
一日を読書で過ごします。
Melewatkan hari dengan membaca buku.
2. Menunjukkan tempat di mana sesuatu hal dilakukan/terjadi. 'di'一日を読書で過ごします。
Melewatkan hari dengan membaca buku.
Resutoran de rāmen o tabemasu.
レストランでラーメンを食べます。
Makan ramen di restoran.
Sakuban sakka no shiai o terebi de
mimashita.
昨晩サッカーの試合をテレビで見ました。
Tadi malam saya telah menonton pertandingan sepak bola di televisi.
3. Menunjukkan penyebab/alasan. 'karena;sebab'昨晩サッカーの試合をテレビで見ました。
Tadi malam saya telah menonton pertandingan sepak bola di televisi.
Kōtsū jiko de shinimashita.
交通事故で死にました。
Telah mati karena kecelakaan lalu lintas.
Mainichi gakkō no jugyō de
isogashii desu.
毎日学校の授業で忙しいです。
Tiap hari sibuk karena pelajaran universitas.
4. Menunjukkan waktu/jumlah/harga yg diperlukan. 'dalam;dengan'毎日学校の授業で忙しいです。
Tiap hari sibuk karena pelajaran universitas.
Gojikan de dekiagarimashita.
五時間で出来上がりました。
Selesai/rampung dalam waktu 5 jam.
Ichiman-en de
kaimashita.
一万円で買いました。
Telah membeli dengan harga 10000 yen.
5. Menunjukkan berapa orang mengerjakan sesuatu.一万円で買いました。
Telah membeli dengan harga 10000 yen.
Futari de kono apāto ni sunde imasu.
二人でこのアパートに住んでいます。
Saya tinggal berdua di apartemen ini
Minna de issho ni utaimashō.
みんなで一緒に歌いましょう。
Mari kita bernyanyi bersama beramai-ramai!
みんなで一緒に歌いましょう。
Mari kita bernyanyi bersama beramai-ramai!
Partikel
E へ
Partikel E
へ (ditulis he へ) secara umum berarti 'ke'1. Menunjukkan arah gerakan. 'ke ...'
Itsu Bari e ikimasu ka.
いつバリへ行きますか。
Kapan Anda akan pergi ke Bali.
Kyō wa doko e
odekake desu ka.
今日はどこへお出かけですか。
Hari ini Anda mau pergi ke mana?
2. Menunjukkan penerima suatu perbuatan. 'untuk;kepada'今日はどこへお出かけですか。
Hari ini Anda mau pergi ke mana?
Kore wa tomodachi e no omiyage desu.
これは友だちへのお土産です。
Ini adalah oleh-oleh untuk teman.
Tarō-san wa okusan e no tanjōbi no okurimono o kaimashita.
太郎さんは奥さんへの誕生日の贈り物を買いました。
Taro telah membeli hadiah ulang tahun untuk istrinya.
Partikel
TO と
Partikel TO と
secara umum berarti 'dan;dengan' 1. Menunjukkan lebih dari satu benda atau sejenisnya. 'dan'
Surippa to sutokkingu o issoku zutsu kaimashita.
スリッパとストキングを一足ずつ買いました。
Saya telah membeli sandal dan stocking masing-masing satu pasang.
Indoneshia to Nihon
to wa mukashi kara kankei ga fukai desu.
インドネシアと日本とは昔から関係が深いです。
Indonesia dan Jepang berhubungan erat sejak zaman dahulu.
2. Menunjukkan pihak lain sebagai lawan dalam melakukan sesuatu. 'bersama;dengan'インドネシアと日本とは昔から関係が深いです。
Indonesia dan Jepang berhubungan erat sejak zaman dahulu.
Yonin no tomodachi to kuruma ni norimashita.
四人の友だちと車に乗りました。
Telah naik kendaraan bersama-sama 4 orang teman.
Unmei to tatakatte imasu.
運命と戦っています。
Bertarung dengan nasib.
3. Menunjukkan objek perbandingan. 'dengan'運命と戦っています。
Bertarung dengan nasib.
Kore to onaji saizu no kutsu o kudasai.
これと同じサイズのくつをください。
Berikan saya sepatu yang ukurannya sama dengan yang ini.
Otōto wa ani to
chigatte, sei ga takai desu.
弟は兄と違って、背が高いです。
Adik lelaki saya badannya tinggi, berbeda dengan kakak lelaki.
4. Menunjukkan isi dari apa yang dikatakan/ditanya/didengar dsb (menggunakan
bentuk informal)弟は兄と違って、背が高いです。
Adik lelaki saya badannya tinggi, berbeda dengan kakak lelaki.
Onamae wa nan to iimasu ka.
お名前は何と言いますか。
Siapa nama Anda?
Kimura-san wa mō sugu kekkon suru to kikimashita.
木村さんはもうすぐ結婚すると聞きました。
Saya dengar Kimura sebentar lagi menikah.
Ii to omoimasu.
いいと思います。
Saya pikir/kira baik/boleh.
5. Menunjukkan suatu hal terjadi/dilakukan segera setelah suatu hal terjadi.
'begitu ...;segera;'いいと思います。
Saya pikir/kira baik/boleh.
Uchi ni kaeru to, gohan o tabemashita.
家に帰ると、ご飯を食べました。
Begitu pulang ke rumah, saya segera makan.
Nihon ni tsuku to,
sugu uchi ni denwa o kakemashita.
日本に着くと、すぐ家に電話をかけました。
Setiba di Jepang, segera telepon ke rumah.
6. Menunjukkan suatu hal pasti terjadi bila keadaan seperti itu. 'bila'日本に着くと、すぐ家に電話をかけました。
Setiba di Jepang, segera telepon ke rumah.
Yoru ni naru to, kuraku narimasu.
夜になると、暗くなります。
Begitu malam tiba, akan menjadi gelap.
Ame ga furanai to, taihen atsuku narimasu.
雨が降らないと、大変暑くなります。
Bila tidak turun hujan, akan menjadi sangat panas.
Partikel
MO も
Partikel MO
も secara umum berarti 'juga;pun'
1. Menunjukkan hal yang sama seperti lainnya. 'juga'
Anata
ga ikeba, watashi mo ikimasu.
あなたが行けば、わたしも行きます。
Kalau kamu pergi, saya juga pergi.
2. Bentuk ' ... mo ... mo' menunjukkan
beberapa hal semuanya sama. 'Baik ... maupun ...'あなたが行けば、わたしも行きます。
Kalau kamu pergi, saya juga pergi.
Chichi mo haha mo aikawarazu genki desu.
父も母も相変わらず元気です。
Baik ayah maupun ibuku semua sehat.
Washoku mo Yōshoku mo
suki desu.
和食も洋食も好きです。
Baik masakan Jepang maupun masakan Barat saya suka.
3. Mengikuti derajat atau jumlah yang banyak. 'sampai'和食も洋食も好きです。
Baik masakan Jepang maupun masakan Barat saya suka.
Kare wa biiru o roppon mo
nomimashita.
彼はビールを六本も飲みました。
Dia telah minum bir sampai enam botol.
4. Dalam bentuk ' -te/de mo' menunjukkan arti 'walaupun;meskipun'彼はビールを六本も飲みました。
Dia telah minum bir sampai enam botol.
Nankai yonde mo wakarimasen.
何回読んでも分かりません。
Walau membaca berapa kali pun tidak mengerti.
Isoide itte mo
maniawanai deshō.
急いで行っても間に合わないでしょう。
Walapun kita bergegas pergi tidak akan keburu.
5. Dalam kalimat negatif. ' ... pun tidak ...'急いで行っても間に合わないでしょう。
Walapun kita bergegas pergi tidak akan keburu.
Chūgoku-go ga sukoshi mo wakarimasen.
中国語が少しも分かりません。
Saya tidak mengerti bahasa Mandarin sedikit pun.
Nani mo arimasen.
何もありません。
Apa pun tidak ada.
Partikel
YA や
Partikel YA や
secara umum berarti 'dan... dan lain-lain'1. Menyebut sebagian dari benda yang digunakan sebagai contoh. ' ... dan ... dan lain-lain'
Fuku ya kutsu ya kaban nado o kaimashita.
服やくつやかばんなどを買いました。
Saya telah membeli pakaian, sepatu, tas dan lain-lain.
Tozan ya jogingu
ya saikuringu wa ii supōtsu desu.
登山やジョギンッグやサイクリングはいいスポーツです。
Mendaki gunung, joging, bersepeda (dan lain-lain) adalah olahraga yang baik.
2. Digunakan kaum lelaki dalam percakapan informal terhadap orang yang
sederajat atau lebih rendah kedudukannya untuk mengajak atau menyuruh melakukan
sesuatu.登山やジョギンッグやサイクリングはいいスポーツです。
Mendaki gunung, joging, bersepeda (dan lain-lain) adalah olahraga yang baik.
Hayaku dero ya.
早く出ろや。
Keluar cepat!
1. Menunjukkan tempat/arah/angka. 'dari'
Anohito-tachi wa kurasu kara demashita.
あの人たちはクラスから出ました。
Mereka telah keluar dari kelas.
Uchi kara gakkō made arukimasu.
家から学校まで歩きます。
Berjalan kaki dari rumah sampai sekolah.
2. Menunjukkan batas waktu. 'dari;sejak'家から学校まで歩きます。
Berjalan kaki dari rumah sampai sekolah.
Ashita kara nisenjūnen ni narimasu.
あしたから二千十年になります。
Mulai besok masuk tahun 2010.
Kore kara motto majime ni benkyō
shimasu.
これからもっとまじめに勉強します。
Mulai sekarang saya akan belajar lebih serius.
3. Menunjukkan penyebab/alasan sesuatu hal dilakukan. 'karena'これからもっとまじめに勉強します。
Mulai sekarang saya akan belajar lebih serius.
Tōi kara, hakkiri miemasen.
遠いから、はっきり見えません。
Karena jauh, tak tampak jelas.
Ōame ga furimashita kara,
ikemasen deshita.
大雨が降りましたから、行けませんでした。
Karena telah turun hujan besar, tidak bisa pergi.
4. Bentuk ' -te kara' menunjukkan arti
'setelah;sesudah'大雨が降りましたから、行けませんでした。
Karena telah turun hujan besar, tidak bisa pergi.
Te o aratte kara, gohan o tabemasu.
手を洗ってから、ご飯を食べます。
Makan setelah mencuci tangan.
Umarete kara, zutto kono machi ni sunde imasu.
生まれてから、ずっとこの町に住んでいます。
Sejak lahir saya terus tinggal di kota ini.
Partikel
MADE まで
Partikel MADE
まで secara umum berarti 'sampai'1. Menunjukkan batas akhir sesuatu dilakukan/berlangsung. 'sampai'
Itsu made Indoneshia ni imasu ka.
いつまで インドネシア に いますか。
Anda akan berada/tinggal di Indonesia sampai kapan?
Ame ga yamu made machimashō.
雨がやむ まで 待ちましょう。
Mari kita menunggu sampai hujan berhenti.
Gakkō kara eki made arukimashita.
学校 から 駅 まで 歩きました。
Saya telah berjalan kaki dari sekolah sampai stasiun.
2. Bentuk ' ... made ni ....' berarti 'selambat-lambatnya;sebelum'学校 から 駅 まで 歩きました。
Saya telah berjalan kaki dari sekolah sampai stasiun.
Oshiharai wa kongetsu no hatsuka made ni osumashi negaimasu.
お支払い は 今月の二十日 までに お済まし願います。
Kami minta pembayaran dilunasi selambat-lambatnya tanggal 20 bulan ini.
Partikel
YORI より
Partikel
YORI より secara umum berarti 'daripada'1. Menunjukkan suatu perbandingan. 'daripada;ketimbang'
Kyō wa kinō yori zutto atsui desu.
今日は昨日よりずっと暑いです。
Hari ini jauh lebih panas daripada kemarin.
Kare wa watashi yori
sei ga takai desu.
彼はわたしより背が高いです。
Dia lebih tinggi daripada saya.
2. Sama arti dengan 'KARA から'
(dari). Bentuk ini biasa digunakan dalam bahasa tulisan.彼はわたしより背が高いです。
Dia lebih tinggi daripada saya.
Kita yori no kaze ga fukimasu.
北よりの風が吹きます。
Bertiup angin dari utara.
= V-Ru
+ TSUMORI =
> BERMAKSUD…..
Kata kerja bentuk kamus ditambah dengan TSUMORI DESU digunakan untuk menyatakan maksud melakukan suatu kegiatan.
TSUMORI menyatakan rencana sejak sekarang. Bukan hanya menetapkannya pada saat itu, tetapi dipakai untuk hal-hal yang dipikirkan sejak dulu.
> BERMAKSUD…..
Kata kerja bentuk kamus ditambah dengan TSUMORI DESU digunakan untuk menyatakan maksud melakukan suatu kegiatan.
TSUMORI menyatakan rencana sejak sekarang. Bukan hanya menetapkannya pada saat itu, tetapi dipakai untuk hal-hal yang dipikirkan sejak dulu.
Contoh:
Watashi wa
nihon e iku tsumori desu.
(saya bermaksud pergi ke jepang)
Rainen wa AJIA e ryokou suru tsumori desu.
(tahun depan saya bermaksud akan berwisata ke Asia)
Ashita, tomodachi to kaimono suru tsumori desu.
(besok saya bermaksud akan pergi berbelanja dengan teman)
Bentuk menyangkal dari TSUMORI DESU adalah TSUMORI WA ARIMASEN.
(saya bermaksud pergi ke jepang)
Rainen wa AJIA e ryokou suru tsumori desu.
(tahun depan saya bermaksud akan berwisata ke Asia)
Ashita, tomodachi to kaimono suru tsumori desu.
(besok saya bermaksud akan pergi berbelanja dengan teman)
Bentuk menyangkal dari TSUMORI DESU adalah TSUMORI WA ARIMASEN.
Contoh:
Watashi wa
nihon e iku tsumori wa arimasen.
(saya tidak bermaksud pergi ke jepang)
PAATI e kuru tsumori wa arimasen.
(tidak bermaksud datang ke pesta)
umi e ryokou suru tsumori wa arimasen.
(tidak bermaksud berwisata ke laut)
=V-RU + MAENI…=
>SEBELUM…
Kata kerja bentuk kamus jika diikuti dengan MAENI berarti "sebelum…”. Ini digunakan untuk menyatakan urutan suatu kegiatan yang dilakukan.
Contoh:
Taberu maeni, te o araimasu.
(sebelum makan mencuci tangan terlebih dulu)
Watashi wa nihon e iku maeni, nihongo o benkyoushimasu.
(sebelum pergi ke jepang, saya belajar bahasa jepang terlebih dulu)
Chichi wa itsumo neru maeni, ofuro ni hairimasu.
(sebelum tidur, ayah selalu masuk (berendam) di ofuro)
(saya tidak bermaksud pergi ke jepang)
PAATI e kuru tsumori wa arimasen.
(tidak bermaksud datang ke pesta)
umi e ryokou suru tsumori wa arimasen.
(tidak bermaksud berwisata ke laut)
=V-RU + MAENI…=
>SEBELUM…
Kata kerja bentuk kamus jika diikuti dengan MAENI berarti "sebelum…”. Ini digunakan untuk menyatakan urutan suatu kegiatan yang dilakukan.
Contoh:
Taberu maeni, te o araimasu.
(sebelum makan mencuci tangan terlebih dulu)
Watashi wa nihon e iku maeni, nihongo o benkyoushimasu.
(sebelum pergi ke jepang, saya belajar bahasa jepang terlebih dulu)
Chichi wa itsumo neru maeni, ofuro ni hairimasu.
(sebelum tidur, ayah selalu masuk (berendam) di ofuro)
V-RU + KOTO MO ARU = TERKADANG/ADAKALANYA…..
Kata kerja bentuk kamus jika diikuti oleh KOTO MO ARU berarti "terkadang/ada kalanya…..”. Ini digunakan untuk menyatakan suatu hal/perbuatan yang terkadang dilakukan/terjadi.
Contoh:
Nichiyoubi ni mo gakkou e iku koto mo aru.
(hari minggu pun terkadang pergi ke sekolah)
Kare wa kono uta o utau koto mo aru.
(dia (lk) terkadang menyanyikan lagu ini)
Kanojo wa shigoto ga isogashikute, shokuji no jikan o torenai koto mo aru.
(karena sibuk bekerja, terkadang dia (pr) lupa waktu makan)
*pola kalimat yang menyatakan terkadang/ada kalanya, bisa juga dengan V-RU + KOTO GA ARU
contoh:
Konna ni renshuu shiteitemo, tokidoki shippai suru koto ga aru.
(meskipun berlatih sampai seperti ini, adakalanya gagal)
V-RU/ KS-I --> TO OMOIMASU
KB/ KS-NA --> DATO OMOIMASU
>(SAYA KIRA (PIKIR) / MENURUT SAYA...)
digunakan untuk menyatakan pendapat tentang akan dilangsungkannya/ terjadinya suatu kejadian/ kegiatan/ hal.
contoh:
Kono hon wa ureru to omoimasu. = (saya pikir buku itu akan laku terjual)
Kyou wa ame ga furu to omoimasu. = (saya pikir hari ini akan turun hujan)
Kinou no tesuto wa yasashikatta to omoimasu. = (menurut saya tes kemarin mudah)
Erikasan wa yasashii hito dato omoimasu. = (menurut saya Erika orang yang baik)
Kobayashisan wa zutto genkidatta to omoimasu. = (saya pikir Kobayashi itu selalu sehat)
Kare no itta koto wa uso dato omoimasu. = (menurut saya apa yang dikatakannya itu bohong)
Yamadasensei wa konai to omoimasu. = (saya pikir Pak Yamada tidak akan datang)
*keterangan kosakata:
ureru: terjual--> uru: menjual
tesuto: tes
yasashii: mudah/ baik
genki: sehat
kare: dia (laki-laki)
uso: bohong
konai: tidak datang--> kuru: datang
V-RU
--> YOU DESU
KB --> NO YOU DESU
KS-NA --> NA YOU DESU
KS-I/
>(SEPERTINYA...)
Digunakan untuk menyatakan dugaan terhadap akan terjadinya/ dilakukannya suatu kegiatan/ hal/ kejadian.
pembicara tidak mengetahui dengan jelas apakah pernyataannya tersebut benar atau tidak dan memperkirakan hal/ kejadian tersebut berdasarkan apa yang diamatinya.
Contoh:
Ano hito wa kono daigaku no gakusei dewanai you desu. = (sepertinya orang itu bukan siswa universitas ini)
Sensei wa osake ga suki na you desu. = (sepertinya Pak Guru menyukai sake)
Kaze o hiiteshimatta you desu. = (sepertinya saya masuk angin)
Tesuto wa muzukashii you desu. = (sepertinya tesnya susah)
Tanakasan wa rusu no you desu. = (sepertinya Tanaka tidak ada di rumah)
Yamadasensei wa kyoushitsu ni iru you desu. = (sepertinya Pak Tanaka ada di kelas)
*Keterangan kosakata:
daigaku = universitas
gakusei = murid
osake = sake (bentuk hormat)
suki (na) = suka
kaze o hiku = masuk angin
muzukashii = susah
rusu = tidak ada di rumah
kyoushitsu = kelas
V-RU + DAROU/DESHOU
KB/ KS-NA/ KS-I/
>MUNGKIN.... (TABUN)
Digunakan untuk menyatakan dugaan terhadap suatu kemungkinan akan berlangsungnya suatu aktifitas/ hal.
TABUN (mungkin) sering digunakan bersamaan DAROU/DESHOU, tetapi sebenarnya tidak begitu diperlukan.
DESHOU merupakan bentuk halus dari DAROU.
contoh:
Yamadasensei mo kuru darou.= (Pak Yamada pun mungkin akan datang)
Ano hito mo kono kanji ga yomeru darou. = (mungkin orang itu pun bisa membaca kanji ini)
Ashita mo kitto iitenki darou. = (mungkin besok pun cuacanya akan bagus)
Sono eiga wa (tabun) tsumaranai deshou. = (mungkin film itu membosankan)
Sono shigoto wa (tabun) taihen deshou. = (mungkin pekerjaan itu berat)
Ashita no shiken wa (tabun) 100 tendewanai deshou. = (ujian besok mungkin saya tidak akan mendapatkan nilai 100)
*Keterangan kosakata:
yomeru = bisa membaca--> yomu: membaca
iitenki = cuaca yang bagus
kitto = pasti/ tentu saja
eiga = film
tsumaranai = membosankan
shigoto = pekerjaan
taihen = berat/ menyusahkan
shiken = ujian
=V-RU/ KB/ KS-NA/ KS-I + KAMO SHIREMASEN=
KB --> NO YOU DESU
KS-NA --> NA YOU DESU
KS-I/
>(SEPERTINYA...)
Digunakan untuk menyatakan dugaan terhadap akan terjadinya/ dilakukannya suatu kegiatan/ hal/ kejadian.
pembicara tidak mengetahui dengan jelas apakah pernyataannya tersebut benar atau tidak dan memperkirakan hal/ kejadian tersebut berdasarkan apa yang diamatinya.
Contoh:
Ano hito wa kono daigaku no gakusei dewanai you desu. = (sepertinya orang itu bukan siswa universitas ini)
Sensei wa osake ga suki na you desu. = (sepertinya Pak Guru menyukai sake)
Kaze o hiiteshimatta you desu. = (sepertinya saya masuk angin)
Tesuto wa muzukashii you desu. = (sepertinya tesnya susah)
Tanakasan wa rusu no you desu. = (sepertinya Tanaka tidak ada di rumah)
Yamadasensei wa kyoushitsu ni iru you desu. = (sepertinya Pak Tanaka ada di kelas)
*Keterangan kosakata:
daigaku = universitas
gakusei = murid
osake = sake (bentuk hormat)
suki (na) = suka
kaze o hiku = masuk angin
muzukashii = susah
rusu = tidak ada di rumah
kyoushitsu = kelas
V-RU + DAROU/DESHOU
KB/ KS-NA/ KS-I/
>MUNGKIN.... (TABUN)
Digunakan untuk menyatakan dugaan terhadap suatu kemungkinan akan berlangsungnya suatu aktifitas/ hal.
TABUN (mungkin) sering digunakan bersamaan DAROU/DESHOU, tetapi sebenarnya tidak begitu diperlukan.
DESHOU merupakan bentuk halus dari DAROU.
contoh:
Yamadasensei mo kuru darou.= (Pak Yamada pun mungkin akan datang)
Ano hito mo kono kanji ga yomeru darou. = (mungkin orang itu pun bisa membaca kanji ini)
Ashita mo kitto iitenki darou. = (mungkin besok pun cuacanya akan bagus)
Sono eiga wa (tabun) tsumaranai deshou. = (mungkin film itu membosankan)
Sono shigoto wa (tabun) taihen deshou. = (mungkin pekerjaan itu berat)
Ashita no shiken wa (tabun) 100 tendewanai deshou. = (ujian besok mungkin saya tidak akan mendapatkan nilai 100)
*Keterangan kosakata:
yomeru = bisa membaca--> yomu: membaca
iitenki = cuaca yang bagus
kitto = pasti/ tentu saja
eiga = film
tsumaranai = membosankan
shigoto = pekerjaan
taihen = berat/ menyusahkan
shiken = ujian
=V-RU/ KB/ KS-NA/ KS-I + KAMO SHIREMASEN=
Digunakan pada waktu mengutarakan hal-hal yang tidak pasti/ tidak dapat mengingkari suatu kemungkinan.
Tingkatannya lebih rendah dari DAROU/DESHOU.
contoh:
Sono hon wa Y mise ni aru kamoshiremasen. = (buku itu mungkin ada di toko Y)
Chichi wa ashita iku kamoshiremasen. = (ayah mungkin akan pergi besok)
Ashita wa taifuu ga kuru kamoshiremasen. = (besok mungkin akan datang angin topan)
Kono kotae wa tadashii kamoshiremasen. = (jawaban ini mungkin benar)
Rainen wa bukka ga sagaranai kamoshiremasen. = (tahun depan mungkin harga barang tidak akan turun)
Ano hito wa dokushindewanai kamoshiremasen. = (orang itu mungkin tidak bujangan lagi)
*Keterangan kosakata:
mise: = toko
chichi = ayah
taifuu = angin topan
kotae = jawaban
tadashii = benar
rainen = tahun depan
bukka = harga barang
sagaru = turun
dokushin = bujangan
=Setsuzokujoshi 接続助詞=
Setsuzokujoshi adalah satu jenis kata bantu yang berfungsi sebagai penghubung atau penyambung anak-anak kalimat pada sebuah kalimat.
Setsuzokujoshi adalah satu jenis kata bantu yang berfungsi sebagai penghubung atau penyambung anak-anak kalimat pada sebuah kalimat.
Ada banyak
setsuzokujoshi dalam bahasa Jepang, beberapa contohnya adalah:
●ながら nagara
a. Melakukan
dua pekerjaan dalam satu waktu, sambil
ピアノを弾きながら歌を歌います。Piano wo
hiki nagara uta wo utaimasu.
Bermain
piano sambil menyanyi
b. Peristiwa
pada anak kalimat pertama berlawanan dengan anak kedua.
狭いながらも、楽しい我が家。semai nagara
mo tanoshii wagaie.
Walaupun
sempit tetapi rumah kami yang menyenangkan.
●つつ tsutsu
Sambil,
melakukan pekerjaan dalam waktu yang sama.
何とかしようと思いつつ何もできなかった。Nantoka shiyou
to omoi tsutsu nani mo dekinakatta.
Ketika
berfikir apa yang harus dilakukan, apapun tak bisa dilakukan.
●し shi
Dua kejadian
yang setara.
雨が降るし、風も吹く。Ame ga furu
shi, kaze mo fuku.
hujan pun
turun, angin pun bertiup (pun di sini adalah kejadian yang setara)
●ので node
Sebab
akibat.
雨が降りそうなので、傘を持っていく。Ame ga
furisou na node, kasa wo motte iku.
Karena
kelihatannya akan hujan, saya membawa payung.
●のに noni
Padahal,
meskipun.
来いと言ってるのに、どうして来ないのか。Koi to
itteru noni, doushite konai no ka.
Meskipun
mengatakan akan datang, kenapa tidak datang.
●なら nara
Kondisi yang
terjadi pada anak kalimat pertama, terjadi pula pada anak kalimat kedua.
君が行くなら僕も。Kimi ga iku
nara boku mo.
Jika kamu
pergi, aku pun pergi.
●とも tomo
Apapun/betapapun
高いとも買います。Takai tomo,
kaimasu.
Mahalpun,
akan ku beli.
●まま mama
Masih dalam
keadaan. . .
Ketika
sedang . . . .
部屋を散らかしたまま遊びにいってしまった。Heya wo
chirakashita mama asobi ni itte shimatta.
Pergi
bermain dalam keadaan kamar masih berantakan.
Band Favorit Saya
VERSAILLES Philharmonic Quintet
Personil 1. KAMIJO------------(Vokalis)
2. HIZAKI-------------(Gitaris dan juga sebagai Leader)
3. TERU----------------(Gitaris)
4. MASASHI-----------(Bass)
5. YUKI----------------(Drummer)
6. Jasmine You----------(Bass) Ex.personil dikarenakan Meninggal dunia
KAMIJOU YUUJI
HIZAKI

TERUKICHI
MASASHI
YUKI
KAGEYAMA YUUICHI(Jasmine You)
ex.personil dikarenakan sudah meninggal karena penyakit yang di deritanya
VIDOLL(ヴィドール –)
Personil : 1. Jui------------------------(Vokal)
2. Giru----------------------(Rhythm Guitar)
3. Rame-------------------(Bass)
4. Shun---------------------(Lead Guitar)
5. Tero---------------------(Drum)
Jui

Giru

Rame

Shun


Pengen juga post L`Arc~en~Ciel
,tapi udah malem besok aja









Tidak ada komentar:
Posting Komentar