Rabu, 01 Oktober 2014

Belajar Bahasa Jepang


Materi Dasar

AISATSU KOTOBA


Aisatsu Kotoba ( Kata - Kata Salam )
Kata - Kata Salam dalam bahasa jepang antara lain :

 
=( Ucapan salam )=

    Ohayou Gozaimasu  = Selamat pagi
    Konnichi wa             = Selamat Siang
    Konban Wa              = Selamat Malam
    Oyasuminasai          = Selamat Tidur.

=( Menanyakan Kabar/keadaan )=

* O Genki desu ka             = Bagai mana KabarMu ?

- Hai, Genki desu.              = ya, kabarku baik.

- Iie, genki dewa arimasen = tidak, kabarku buruk/kurang sehat.

 =( Ucapan Terima Kasih )=

    Arigatou gozaimasu = Terima kasih.
    Doumo arigatou gozaimashita = Terima kasih sebanyak-banyaknya.
    Iie, dou itashimashite = Terima Kasih kembali.

 =( Ucapan salam perpisahan )=

    Mata Aimashou = sampai jumpa lagi
    Jya mata = sampai jumpa lagi
    Mata Ashita = sampai jumpa besok
    Mata atode = sampai jumpa nanti
    Sayonara = Selamat berpisah.


Nichijou Aisatsu to Hyougen: Salam dan ungkapan sehari-hari.

Bahasa Jepang memiliki banyak ungkapan –termasuk salam– yang digunakan dalam percakapan sehari-hari. Berikut ini adalah beberapa di antaranya. Walaupun lazimnya salam tidak pernah / jarang ditulis menggunakan kanji, sebagai referensi saya cantumkan kanji asal dari masing-masing untuk sekedar menambah pengetahuan kita.

 
有難う御座います– Arigatou Gozaimasu – Terimakasih
Secara gramatik berarti “sulit (bagi saya) untuk menerima (kebaikan dari anda)”. Di ucapkan ketika orang lain telah membantu / memberikan sesuatu kepada kita.
Ungkapan terima kasih ini mempunyai berbagai macam varian.
Kita bisa menambahkan kata
どうも– Doumo di depannya, yang bisa diartikan “Sangat/Sekali” どうも ありがとう ございます.
Kita-pun dapat juga mengubahnya menjadi bentuk lampau, ketika bantuan / sesuatu dari orang lain telah kita terima
ありがとう ございました.
Dapat juga kita pakai dengan cara memenggal, dan mengambil salah satu katanya saja
どうも atau ありがとう saja, yang sudah berarti “Terimakasih” namun merupakan ungkapan tidak formal / ungkapan plain.
Di kalangan remaja, ada kata
サンキュー – Sankyuu yang diserap dari kata bahasa Inggris ”Thankyou”. Bahasa Slank ini kadang ditulis dengan angka 39 (angka 3 dalam bahasa jepang dibaca “san” dan angka 9 dibaca “kyuu”), bahasa sms nee… hehehe
Di daerah Oosaka, ada juga dialek daerah
おおきに yang kadang dipadukan menjadi おおきに どうも yang juga berarti “Terimakasih.

頂ます|戴きます – Itadakimasu – Ucapan ketika akan mulai makan / minum
Secara gramatik berarti “Saya menerima”. Ucapan “Itadakimasu” mengandung makna rasa syukur dan terima kasih kepada semua yang telah berjasa, sehingga seseorang dapat menyantap suatu makanan / kadang termasuk minuman. Dalam bahasa Indonesia (termasuk dalam Dorama dan Anime) kata “Itadakimasu” sering diartikan menjadi “Selamat makan” atau “Saya makan”.

 
ごちそうさまでした – Gochisousama deshita – Ucapan ketika selesai makan / minum
Kata
ごちそう berarti “Hidangan yang lezat”. Gochisousama deshita diucapkan untuk berterimakasih kepada semua yang telah berjasa menyediakan makanan untuk kita. Kadang diartikan menjadi “Saya selesai makan” atau “Terimakasih atas makanannya”.
Ketika diajak pergi makan oleh orang lain, orang Jepang mempunyai kebiasaan mengucapkan gochisousama deshita berulang-ulang. Pertama ketika dia baru saja selesai makan. Kedua ketika mereka pulang dan akan berpisah kembali ke tempat tinggal masing-masing. Dan ketiga, adalah ketika mereka bertemu lagi keesokan harinya, atau beberapa hari setelah itu.
Hal tersebut adalah hal yang lazim, dan dianggap sebagai sebuah sopan santu.

行って来ます – Ittekimasu – Saya berangkat
Arti yang lebih tepat sesuai dengan asal kata-nya adalah “Saya pergi dan akan kembali lagi”. Diucapkan oleh seseorang yang akan berangkat meninggalkan suatu tempat, kemudian dia akan kembali lagi ke tempat itu. Orang Jepang mempunyai kebiasaan mengucapkan
いってきます ketika mereka pergi dari rumah.
いって(い)らっしゃい – Itte(i)rasshai – Silakan berangkat
Merupakan jawaban dari いってきます. Bunyi “I” di tengah-tengah bisa dihilangkan. Diucapkan kepada orang yang akan pergi dari suatu tempat, dan dia akan kembali lagi (misalnya diucapkan ke anak yang akan berangkat ke sekolah)
Yang perlu diketahui adalah, dalam kehidupan sehari-hari, bisa juga kedua ungkapan di atas dibalik, seseorang yang berada di rumah lebih dulu mengucapkan
いってらっしゃい dan orang yang akan pergi baru mengucapkanいってきます. Bukan sebuah contoh percakapan formal, tapi patut untuk diketahui.
Coba anda lihat penggunaan lainnya pada contoh di bawah ini:

ヤマピ: ともこちゃん、いま から いっしょに えいがかん に いかない?

ともこ: ええ? じゃ、いってらっしゃい。。。

Yamapi : Tomoko-sayang… abis ini ke bioskop bareng2 yuk?

Tomoko : Hh? Oke kalo gitu…. selamat jalan…

Di percakapan itu “Itterasshai” dipakai oleh Tomoko untuk menolak ajakan Yamapi secara kasar dan dengan unsure bercanda. “Itterasshai” disitu bisa diartikan, “berangkat sendiri sono gih, aku disini aja ga ikutan ^o^””. Hehehe.

いらっしゃいませ – Irasshaimase – Selamat datang
Merupakan kata yang sering dipakai oleh pelayan toko untuk memberi sambutan kepada para costumer-nya. Irasshaimase hampir tidak pernah dipakai di kantor-kantor pelayanan umum, bank, kantor pos, juga oleh pribadi ketika menyambut seseorang. Ungkapan lain yang juga berarti “Selamat datang” adalah いらっしゃいIrasshai dan ようこそYoukoso.


ただいま – Tadaima – Saya kembali
Sering juga diartikan “Saya pulang”. Diucapkan ketika kita kembali dari suatu tempat.

お帰りなさい – Okaerinasai – Selamat datang kembali
Merupakan jawaban dari Tadaima. Berasal dari kata かえり yang berarti pulang, dan なさい yang berarti silakan.
Shinchan (Nohara Shinosuke di Crayon Shinchan) selalu terbalik mengucapkan kedua salam ini. Dia selalu mengucapkan Okaerinasai ketika dia pulang, bukan Tadaima

お元気ですか – Ogenki desuka – Apa kabar?
Dipakai untuk menanyakan keadaan orang lain. Kita bisa menjawabnya dengan はい、元気です Hai, genki desu – Iya, sehat. Atau はい、お蔭様で Hai, okagesama de – Iya, berkat doa anda (saya baik-baik saja).

お先に – Osakini – Diucapkan ketika pergi terlebih dahulu
Lengkapnya adalah
お先に失礼します Osakini shitsureishimasu. Berarti “Saya pergi duluan”. Dalam situasi di kelas misalnya, ketika kita ingin pulang terlebih dahulu, sementara teman-teman yang lain masih berada di dalam kelas, kita mengucapkan Osakini shitsureishimasu. Orang yang kita tinggalkan menjawabnya dengan お先にどうぞ osakini douzo yang berarti “Silakan duluan”.
お疲れ様でした – Otsukaresama deshita – Terimakasih telah bersusah payah
Biasa juga diartikan “Terimakasih atas kerjasamanya”. Otsukaresama deshita diucapkan untuk situasi dimana beberapa orang telah selesai melakukan suatu pekerjaan / hal secara bersama-sama. Di dalam kelas, di dalam sebuah acara, ketika akan pulang dari tempat kerja dsb. Lazim juga diucapkan dengan dipenggal
おつかれさま おつかれさん atau おつかれ saja. Bentuk lain yang artinya sama, tapi bentuknya lebih tidak sopan adalahご苦労様でした Gokurousama deshita.

じゃ、また あした – Ja, mata ashita – Sampai jumpa besok
Ashita berarti “Besok”. Kata Ashita disitu bisa diganti dengan kata-kata lain seperti あとで “Sebentar lagi”, らいしゅう “Minggu depan”, らいげつ “Bulan depan”, dst. Bentuk yang lebih formal adalahでは、また Dewa, mata. Sedangkan bentuk yang tidak formal antara lain じゃ ね Ja ne, atau じゃ、また ね Ja, mata ne, serta ほんじゃ Honjya (logat Kansai/Osaka).

お邪魔します – Ojyama shimasu – Permisi
Jama berarti “Gangguan” sehingga Ojamashimasu bisa diartikan “Saya mengganggu”. Dipakai ketika akan masuk ke kamar / rumah orang lain, atau juga sekedar basa-basi ketika akan meminta bantuan.

ご免ください – Gomen kudasai – Permisi
Diucapkan ketika kita akan bertamu ke rumah seseorang. Bisa juga sebagai pengganti mengetuk pintu.

お世話になります – Osewani narimasu – Telah merepotkan
“Saya telah merepotkan anda”. Merupakan ungkapan yang diucapkan ketika kita merasa telah membuat orang lain repot karena kita.

お願いします – Onegai shimasu – Tolong
Merupakan permohonan ketika kita ingin meminta pertolongan kepada orang lain. “Mohon bantuannya” “Mohon kerjasamanya”. Ada juga kata
 よろしく yang artinya juga sama seperti Onegaishimasu. Kadang keduanya digabung menjadi よろしくおねがいします Yoroshiku onegaishimasu, atau yang lebih sopan lagiよろしくおねがいいたします Yoroshiku onegaiitashimasu.
Artinya akan sama sekali berbeda ketika kita menambahkan kata
どうぞ di depannya

はじめまして – Hajimemashite – Salam kenal
Diucapkan ketika mengawali perkenal saat kita bertemu pertama kali dengan seseorang. Dalam bahasa Inggris sama artinya dengan “How do you do”.
どうぞよろしくお願いします – Douzo yoroshiku onegai shimasu – Terimalah perkenalan dari saya
Walaupun maknanya mirip dengan
よろしくおねがいします, tapi ungkapan ini dipakai
ketika kita mengakhiri saja. Lebih umum disingkat menjadi どうぞよろしく saja. Jawaban untuk kalimat ini adalahこちらこそ よろしくおねがいします “Senang juga berkenalan dengan anda, mulai sekarang, sayapun akan membutuhkan bantuan dari anda”.

早うございます – Ohayou gozaimasu – Selamat pagi
Walaupun tidak mengandung kata yang dalam bahasa Jepang berarti “Pagi”, tapi kata inilah yang diucapkan ketika kita pertama kali bertemu seseorang suatu hari. Untuk teman akrab atau orang yang kedudukannya di bawah kita, kita bisa mengucapkan お早う Ohayou.

お早うございます diucapkan sejak dini hari, sampai sekitar jam 11 pagi. Namun ada juga teman saya orang Jepang yang mengucapkan ohayou gozaimasu jam 2 siang, karena kami baru mau mulai kuliah dan baru saja bertemu hari itu

今日は – Konnichiwa – Selamat siang
Konnichi berarti “Hari ini”. Konnichiwa diucapkan mulai tengah hari, sampai matahari tenggelam. Yang perlu diingat, salam seperti Ohayou gozaimasu, Konnichiwa dan Konbanwa hanya dapat kita ucapkan ke seseorang satu kali dalam sehari. Lebih dari itu, jika kita bertemu lagi dengan orang yang sama dan ingin mengucapkan salam, kita bisa pake “Doumo” sambil menganggukkan kepala sedikit.

今晩は – Konbanwa – Selamat malam
Konban berarti “malam ini”. Dengan menambahkan partikel WA di belakangnya, kata ini berubah menjadi salam, yang diucapkan pada waktu malam hari.
お久しぶりです – Ohisashiburi desu – Lama tidak bertemu
Sesuai dengan artinya, diucapkan ketika bertemu orang yang kita sudah lama tidak berjumpa dengannya. Bentuk yang lebih kasar adalah
しばらくです Shibaraku desu.

おめでとうございます – Omedetou gozaimasu – Selamat
kalimat untuk mengucapkan selamat. Biasa digabung dengan kata lain seperti:
 新年おめでとうございます Shinnen omedetou gozaimasu “Selamat tahun baru”      ご結婚おめでとうございます Go-kekkon omedetou gozaimasu “Selamat Menikah”    誕生日おめでとうございます Tanjoubi omedetou gozaimasu “Selamat ulang tahun”       バランおめでとうございます Rubaran omedetou gozaimasu “Selamat Lebaran” dst.

お休みなさい – Oyasumi nasai – Selamat tidur
Diucapkan ketika kita berpisah dengan orang lain untuk tidur, atau… berpisah ketika sudah larut malam.

すみません – Sumimasen – Maaf
Digunakan untuk meminta maaf atas kesalahan kita, atau berterima kasih ketika orang lain melakuka hal yang seharusnya tidak perlu dia lakukan untuk kita. Ada juga yang mengucapkannya dengan すいません. Bentuk biasa dari ungkapan ini adalah ご免なさい Gomennasai, atau ごめん Gomen. Kata lain yang artinya mirip adalah しつれいします Shitsureishimasu, yang berarti “Maaf atas kelancangan saya”.

さようなら – Sayounara – Selamat Tinggal
Merupakan ucapan ketika akan berpisah untuk jangka waktu yang lama, bahkan mungkin tidak akan bertemu lagi. Merupakan kependekan dari kalimat bahasa Jepang Klasik さようならば おいとまをもうします Sayounaraba oitoma o moushimasu.

もしもし – Moshimoshi – Halo
Ada cerita yang mengatakan bahwa, kata ini dipakai karena setan tidak bisa mengucapkan kata “moshimoshi”. Ini menandakan bahwa orang yang mengangkat telepon dari kita benar-benar manusia, bukan hantu setan atau sejenisnya.

Terlepas dari benar atau tidaknya, kata ini cuma dipakai untuk pembicaraan di telepon saja.
Hmm… adakah hal baru yang bisa minasan ambil dari artikel ini? Walaupun sekedar salam dan ungkapan sehari-hari, namun tambahan yang saya tuliskan dengan mengambil bahan dari berbagai sumber ini semoga dapat memberi pengetahuan baru bagi kita.

HIRAGANA
Hiragana (ひらがな、平仮名) adalah suatu cara penulisan bahasa Jepang dan mewakili sebutan sukukata. Pada masa silam, ia juga dikenali sebagai onna de (女手) atau 'tulisan wanita' karena biasa digunakan oleh kaum wanita. Kaum lelaki pada masa itu menulis menggunakan tulisan Kanji dan Katakana. Hiragana mula digunakan secara luas pada abad ke-10 Masehi.

Kegunaan Hiragana
- menulis akhiran kata (okurigana,
 送り仮名).Contoh: okuru (mengirim) ditulis: 送る. Yang bercetak tebal itulah okurigana.
- menulis kata keterangan (adverb), beberapa kata benda (noun) dan kata sifat (adjektif).
- perkataan-perkataan yang penulisan Kanji-nya tidak diketahui atau sudah lama tidak digunakan.
- menulis bahan bacaan anak-anak seperti buku teks, animasi dan komik (manga).
- menulis furigana, dikenal juga dengan rubi, yaitu teks kecil di atas kanji, yang menandakan bagaimana suatu kata dibaca.

INPUT HURUF HIRAGANA   
a     i     u    e    o
          

ka   ki  ku  ke   ko 
             

sa  shi  su   se  so 
              

ta  chi  tsu  te  to 
           

na   ni   nu  ne  no 
              

ha   hi   fu   he  ho 
              

ma   mi   mu   me   mo 
                      

ya     yu    yo 
            

ra   ri   ru   re   ru 
               

wa    wo 
        

n
   

ga   gi   gu   ge   go 
                

za   ji   zu   ze  zo 
              

da    de    do
 
          

ba   bi   bu  be  bo 
            

pa   pi   pu  pe  po 
             

Huruf kecil : 

tsu   ya   yu   yo  
          




KATAKANA
Katakana adalah salah satu daripada tiga cara penulisan bahasa Jepang. Katakana biasanya digunakan untuk menulis kata-kata yang berasal dari bahasa asing yang sudah diserap ke dalam bahasa Jepang (外来語/gairaigo)  selain itu juga digunakan untuk menuliskan onomatope dan kata-kata asli bahasa Jepang, hal ini hanya bersifat penegasan saja.

INPUT HURUF KATAKANA

a     i     u    e    o



             

ka   ki  ku  ke   ko
            

sa   shi   su   se  so
               

ta   chi   tsu   te  to
               

na   ni   nu   ne   no
               

ha   hi   fu   he   ho
            

ma   mi   mu   me   mo
                  

ya   yu  yo
      

na   ni   nu   ne   no
              

wa   wo
     

n
 

ga   gi   gu  ge  go
            

za   ji    zu   ze  zo
             

da   de   do
        

ba   bi   bu  be  bo
           

pa   pi  pu  pe  po
             

Huruf kecil: 
i    e   o   ya  yu  yo  tsu
            




Huruf Kanji                
Setelah anda hafal huruf hiragana dan katakana, langkah selanjutnya yang harus anda pelajari adalah huruf Kanji. Huruf kanji jauh lebih sulit dibandingkan hiragana ataupun katakana. Namun demikian, belajar kanji sungguh menarik dan menyenangkan.
Kanji & Cara Baca
Kanji adalah huruf bergambar yang diadopsi dari negeri Cina pada awal abad ke-14. Setiap huruf kanji mewakili tidak hanya bunyi tapi juga arti. Kanji biasanya dituliskan pada sebagian besar kata benda, kata sifat, dan kata kerja.

Huruf kanji mempunyai 2 cara baca;                                                                                       yaitu kunyomi (cara baca Jepang), dan onyomi (cara baca Cina). Pertanyaan yang muncul dari kalian mungkin kapan kanji tersebut dibaca kunyomi dan kapan dibaca onyomi? Secara umum ketika sebuah kanji berdiri sendiri dan memberi suatu arti bagi kanji tersebut (tidak digabungkan dengan kanji lain) maka kita menggunakan cara baca kunyomi. Dan apabila sebuah kanji digunakan bersama dengan kanji lainnya, maka kita menggunakan cara baca onyomi.

Contoh:

月(つき)
Karena berdiri sendiri, maka dibaca “tsuki” (つき)

一月(いちがつ)
Karena digabungkan dengan kanji lain, yaitu kanji (いち)、maka dibaca “gatsu” (がつ)

Namun demikian ada beberapa kanji yang tidak mengikuti aturan di atas, oleh karena itu anda harus berhati-hati.

Berikut ini beberapa list kanji dasar yang perlu kamu ketahui. Namun sebelum kamu memperlajari bagaian ini, sebaiknya kamu sudah menghafal huruf hiragana dan katakana dengan baik.

Kanji Yang Berhubungan Dengan Hari;

Kanji dasar 1

Arti Kanji: MATAHARI, Jumlah Coretan: 4

Cara baca:
• Kunyomi:                 
• Onyomi: ニチ

Contoh:
() : Matahari
日よう日(にちようび) : Hari Minggu


Arti Kanji: BULAN, Jumlah Coretan: 4

Cara baca:
• Kunyomi: つき
• Onyomi: ゲツ/ガツ

Contoh:
(つき) : Bulan
月よう日(げつようび) : Hari Senin


Arti Kanji: API, Jumlah Coretan: 4

Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi:

Contoh:
() : Api
火よう日(かようび) : Hari Selasa






Arti Kanji: AIR, Jumlah Coretan: 4

Cara baca:
• Kunyomi: みず
• Onyomi: すい

Contoh:
(みず) : Air
水よう日(すいようび) : Hari Rabu


Arti Kanji: POHON, Jumlah Coretan: 4

Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: モク

Contoh:
() : Pohon
木よう日(もくようび) : Hari Kamis


Arti Kanji: UANG, Jumlah Coretan: 8

Cara baca:
• Kunyomi: かね
• Onyomi: キン

Contoh:
(かね) : Uang
金よう日(きんようび) : Hari Jum'at


Arti Kanji: TANAH, Jumlah Coretan: 3

Cara baca:
• Kunyomi: つち
• Onyomi:

Contoh:
(つち) : Tanah
土よう日(どようび) : Hari Sabtu


Kanji Dasar 2

Arti Kanji: SATU, Jumlah Coretan:1

Cara baca:
• Kunyomi: ひと
• Onyomi: イチ

Contoh:
一つ(ひとつ) : Satu buah
一月(いちがつ) : Januari


Arti Kanji: DUA, Jumlah Coretan:2

Cara baca:
• Kunyomi: ふた
• Onyomi:

Contoh:
二つ(ふたつ)
二月(にがつ) : Februari


Arti Kanji: TIGA, Jumlah Coretan:

Cara baca:
• Kunyomi: みっ
• Onyomi: サン

Contoh:
三つ (みっつ) : Tiga buah
三月(さんがつ) : Maret


Arti Kanji: EMPAT, Jumlah Coretan:

Cara baca:
• Kunyomi: よっ
• Onyomi:

Contoh:
四つ (よっつ) : Empat buah
四月(しがつ) : April


Arti Kanji: LIMA, Jumlah Coretan:

Cara baca:
• Kunyomi: いつ
• Onyomi:

Contoh:
五つ (いつつ) : Lima buah
五月(ごがつ) : Mei


Arti Kanji: ENAM, Jumlah Coretan:
Cara baca:
• Kunyomi: むっ
• Onyomi: ロク

Contoh:
六つ (むっつ) : Enam Buah
六月(ろくがつ) : Juni


Arti Kanji: TUJUH, Jumlah Coretan:

Cara baca:
• Kunyomi: なな
• Onyomi: シチ

Contoh:
七つ (ななつ) : Tujuh buah
七月(しちがつ) : Juli


Arti Kanji: DELAPAN, Jumlah Coretan:

Cara baca:
• Kunyomi: やっ
• Onyomi: ハチ

Contoh:
八つ (やっつ) : Delapan buah
八月(はちがつ) : Agustus


Arti Kanji: SEMBILAN, Jumlah Coretan:

Cara baca:
• Kunyomi: ここの
• Onyomi: ク/キュウ

Contoh:
九つ (ここのつ) : Sembilan buah

九月(くがつ) : September

Arti Kanji: SEPULUH, Jumlah Coretan:

Cara baca:
• Kunyomi: とお
• Onyomi: ジュウ

Contoh:
(とお) : Sepuluh buah, • 十月(じゅうがつ) : Oktober
十一月(じゅういちがつ) : November, • 十二月(じゅうにがつ) : Desember



Kanji Dasar 3

Arti Kanji: RATUSAN, Jumlah Coretan:

Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: ヒャク/ビャク

Contoh:
二百(にひゃく) : Dua ratus
三百(さんびゃく) Tiga ratus






Arti Kanji: RIBUAN, Jumlah Coretan:

Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: セン/ゼン

Contoh:
一千(いっせん) : Seribu
三千(さんぜん) : Tiga ribu


Arti Kanji: PULUHAN RIBU, Jumlah Coretan:

Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: マン

Contoh:
一万 (いちまん) : Sepuluh ribu
百万(ひゃくまん) : Satu juta


Arti Kanji: YEN, Jumlah Coretan: 4

Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: エン

Contoh:
百万円 (ひゃくまんえん) : Satu juta yen
五千円(ごせんえん) : Lima ribu yen


=Basic Grammar I=
I. (kata benda I) + wa + (kata benda II) desu
   (kata benda I) adalah (kata benda II)
partikel "wa" disini sebagai penanda subyek, bahwa kata benda I berperan sebagai subyek kalimat.
"desu"(dibaca: des) disini merupakan kata kerja bantu yang berfungsi untuk menentukan kalimat itu menjadi kalimat positif. contoh:
- watashi wa gakusei desu
  saya adalah siswa
kata benda I adalah "watashi(saya)", kata benda II adalah "gakusei(siswa)", dengan "wa" adalah sebuah partikel yang berfungsi sebagai "penanda subyek". Partikel "wa" diletakan di belakang "watashi" menandakan bahwa subyek dari kalimat tersebut adalah "watashi(saya)"
- watashi wa Ali desu
 saya adalah Ali

- watashi wa indoneshia jin desu
saya adalah orang Indonesia.

- watashi wa sensei desu
saya adalah guru.

- anata wa kankoku jin desu
anda adalah orang Korea.

- Tanaka san wa nihon jin desu
  Tuan Tanaka adalah orang Jepang.

*perhatian : untuk ~san tidak boleh dipakai ke diri sendiri.

contoh :
watashi wa Sandi san desu (X)
yang benar : watashi wa Sandi desu. (O)

II. (kata benda I) + wa + (kata benda II) dewa/ja arimasen
     (kata benda I) bukan (kata benda II)
pola kalimat ini menunjukkan bentuk negatif dari pola ~ wa ~ desu di atas.
"dewa/ja arimasen"(dibaca: dewa/ja arimaseng) disini merupakan kata kerja bantu yang berfungsi untuk menentukan kalimat itu menjadi kalimat negatif.
- watashi wa gakusei desu (+)
saya adalah siswa

- watashi wa gakusei dewa arimasen (-)
  saya bukan siswa


- watashi wa indoneshia jin desu (+)
- watashi wa sensei desu (+)
saya adalah guru.

- watashi wa sensei dewa arimasen (-)
  saya bukan guru.


- anata wa kankoku jin desu (+)
anda adalah orang Korea.

- anata wa kankoku jin dewa arimasen (-)
  anda bukan orang Korea.


- Tanaka san wa nihon jin desu (+)
  Tuan Tanaka adalah orang Jepang.

- Tanaka san wa nihon jin dewa arimasen (-)
  Tuan Tanaka bukan orang Jepang.

III. partikel "no"
1. (kata benda I) no (kata benda II)
    (kata benda II) menerangkan (kata benda I)
contoh :
- nihongo no sensei
  guru bahasa Jepang
disini kata "sensei"(guru) selaku kata benda II menerangkan "nihongo"(bahasa Jepang) selaku kata benda II
- onna no hito
seorang perempuan/perempuan

- otoko no hito
  seorang laki laki/perempuan
2. (nama tempat/perusahaan/sekolah) no (nama orang/benda)
menunjukkan asal tempat orang atau benda tersebut /orang atau benda itu berasal dari tempat tersebut.
contoh:
- Bandung no Ali
  Ali dari bandung

- Jakaruta no Tomi
  Tomi dari Jakarta

- nihon no kimura
  Kimura dari Jepang

- Fuji daigaku no tanaka
  Tanaka dari Universitas Fuji

- ultra jaya no teh kotak
  teh kotak dari/produksi Ultra Jaya

- watashi wa Bandung no Ali desu
  Saya Ali dari Bandung

- watashi wa Indoneshia no gakusei desu
  saya pelajar dari Indonesia

IV. kono hito/kata wa ~ desu ==> orang ini adalah ~
      sono hito/kata wa ~ desu ==> orang itu adalah ~
      ano hito/kata wa ~ desu ==> orang itu(jauh) adalah ~
"kono, sono, ano" merupakan kata tunjuk yang penggunaannya harus diletakan bersama dengan kata benda, yang berfungsi untuk menegaskan benda yg diikutinya. Penggunaan dan fungsinya akan dibahas lebih lanjut di bab berikutnya.
-kono hito artinya orang ini (letak orangnya dekat dari si pembicara tetapi jauh dari lawan bicara)
-sono hito artinya orang itu (letak orangnya jauh dari si pembicara tetapi dekat dari lawan bicara)
-ano hito artinya orang itu(jauh) (letak orangnya jauh dari si pembicara maupun si lawan bicara) contoh:
- kono hito wa Ali san desu
  orang ini adalah (Tuan) Ali.

- kono hito wa gakusei desu
  orang ini adalah siswa

- sono hito wa Tanaka san desu
  orang itu adalah (Tuan) Tanaka

- sono hito wa furansu jin desu.
  orang itu adalah orang perancis


- ano hito wa Indoneshia jin desu
  orang itu adalah orang Indonesia

- ano hito wa amerika jin desu
orang itu adalah orang Amerika

*"kata" lebih sopan dari "hito" digunakan untuk orang yang kedudukannya lebih tinggi. contoh:
- kono kata wa nihongo no sensei desu
orang ini adalah guru bahasa Jepang

- sono kata wa maria san desu
  orang itu adalah Nyonya Maria

- ano kata wa igirisu no Jon san desu
orang itu adalah Tuan Jon dari Inggris

V. partikel "ka"
partikel "ka" diletakkan diakhir kalimat yang berfungsi untuk bertanya dengan intonasi naik.
bisa dibilang sebagai pengganti tanda tanya pada akhir kalimat
untuk menjawabnya bisa dijawab dengan jawaban "hai" yang berarti "ya/iya" atau "iie" yang berarti "tidak/bukan"
contoh:
( - ) Ali san wa nihon jin desu ka?
     apakah Ali orang Jepang?
( + ) iie, Ali san wa nihon jin dewa arimasen. Indoneshia jin desu. 
        bukan, Ali bukan orang Jepang.(Ali) orang Indonesia.

( - ) Chin san wa chuugoku jin desu ka?
       apakah Chin orang Cina?
( + ) hai, sou desu
        ya, benar atau
( + ) hai, Chin san wa Chuugoku jin desu
        ya, Chin orang Cina


VI. "dare" vs "donata"
"dare" artinya "siapa"
"donata" artinya juga "siapa", tetapi lebih sopan dari "dare"
contoh:
( - ) kono hito wa dare desu ka ?
       orang ini siapa?

( + ) sono hito wa Tanaka san desu
        orang itu adalah Tanaka

( - ) ano hito wa dare desu ka
       orang itu siapa?

( + ) ano hito wa chuugoku no chin san desu
        orang itu adalah Chin dari Cina

( - ) kono kata wa donata desu ka (formal)
       orang ini siapa?

( + ) sono kata wa Tanaka san desu
        orang itu adalah Tanaka

( - ) ano kata wa donata desu ka (formal)
       orang itu siapa?

( + ) ano kata wa chin sensei desu (formal)
        orang itu adalah guru Chin

VII. partikel "mo"
partikel "mo" dalam bahasa Indonesia artinya "juga" contoh:
-watashi wa gakusei desu
 saya adalah siswa

-Tanaka san mo gakusei desu (ganti partikel "wa" dengan partikel "mo")
 Tanaka juga siswa

- Ali san wa Indoneshia jin desu
Ali orang Indonesia

- Budi san mo Indoneshia jin desu (ganti partikel "wa" dengan partikel "mo")
Budi juga orang Indonesia


*hati hati, jangan gabungkan partikel "wa" dengan "mo"
- Watashi wa gakusei desu
  saya adalah siswa

- Tanaka san wa mo gakusei desu (X)
Tanaka juga siswa


(nama negara) + jin = orang (nama negara) (menunjukkan kebangsaan)

contoh :
indoneshia jin = orang Indonesia
nihon jin         = orang Jepang
o-sutoraria jin = orang Ausie
indo jin           = orang India

(nama orang) + san = tuan/nyonya ~
san merupakan kata sandang yang diletakan di belakang nama orang (untuk sopan)

contoh:
Ali san = tuan Ali/saudara Ali
Meri san = nyonya Meri/saudari Meri

(nama negara) + go = bahasa (nama negara)

contoh :
nihon go = bahasa Jepang
Indoneshia go = bahasa Indonesia
chuugoku go = bahasa Cina
kankoku go = bahasa Korea

* untuk bhsa Inggris memakai "Eigo" bukan Igirisu go

Vocabulary (atarashii kotoba / tango)
nihongo    = bahasa jepang
sensei       = guru
kaishain    = pegawai perusahan
isha           = dokter
ginkouin   = pegawai bank
enjinia      = engineer
gakusei     = siswa
onna         = perempuan
eigo          = bahasa Inggris
otoko        = laki laki
hito           = orang
kata           = orang / beliau (lebih sopan dri 'hito')
nihon         = jepang
furansu      = perancis
amerika     = amerika
indoneshia = indonesia
chuugoku  = cina        
tai              = thailand
o-sutoraria = australia
igirisu        = inggris
mareeshia  = malaysia
singapo-ru = singapura
filipin        = filipina
indo           = india
mekisiko   = meksiko
watashi     = saya
anata         = kamu / anda
donata       = siapa (sopan)
dare          = siapa
hai            = ya
iie             = tidak/bukan

Basic Grammar II : Kata tunjuk KORE, SORE, ARE
Dalam bahasa Jepang, kata untuk menunjukkan benda ada tiga cara, yaitu :
kore (ini) -> untuk menunjukkan benda yang dekat dengan pembicara
sore (itu) -> untuk menunjukkan benda yang jauh dari si pembicara, tapi dekat dengan lawan bicara
are (itu) -> untuk menunjukkan benda yang jauh dari si pembicara maupun lawan bicara

Kosa Kata :
hon (buku)
kaban (tas)
enpitsu (pensil)
keshigomu (penghapus)
kami (kertas)
tsukue (meja)
isu (kursi
jisho (kamus)
pen (bolpoin/pulpen)
zasshi (majalah)
shinbun (koran)
jitensha (sepeda)
jidoosha (mobil)
nan (apa)
megane (kacamata)

Contoh :
1. Kore wa kaban desu. (Ini tas)
2. Sore wa shinbun desu ka. (Apakah itu koran?)
3. Are wa nan desu ka. (itu apa?)
Ilustrasi :
(O) A hon___________________(O) B
keadaan si A lagi pegang buku (hon)
maka:
A: kore wa nan desu ka (ini apa?)
B: sore wa hon desu (itu adalah buku)
si A memakai "kore" karena hon (buku) dekat dengan si A(dia sendiri), sedangkan si B memakai "sore" karena letak hon (buku) jauh dari si B dan dekat dengan si A

 (O) A___________________(O) B hon
keadaan si B lagi pegang buku (hon)
maka:
A : sore wa nan desu ka? (itu apa?)
B : kore wa hon desu (ini adalah buku)
si A memakai "sore" karena hon (buku) jauh dengan si A dan dekat dengan si B, sedangkan si B memakai "kore" karena letak hon (buku) dekat dari si B

(O)A (O)B_________________hon
letak buku (hon) jauh dari si A maupun si B
maka:
A : are wa nan desu ka? (itu apa?)
B : are wa hon desu (itu adalah buku)
si A maupun si B keduanya menggunakan "are" karena letak buku (hon) jauh dari kedua nya.
kalo dalam percakapan, harap diperhatikan penggunaanya ya, tergantung posisi bendanya, kapan menggunakan "kore","sore" dan "are" :)
=Basic Grammar III - 1 ()=    
I. koko, soko, asoko, doko                                                                                                            kata tunjuk ini digunakkan untuk menunjukkan tempat/kata ganti tunjuk tempat.
pembentukkannya:

koko artinya "disini"
tempatnya dekat/dalam lingkup dari si pembicara maupun si pendengar atau dekat dari si pembicara tapi jauh dari si pendengar.

koko wa gakkou desu 
disini adalah sekolah

gakkou wa koko desu
sekolah disini (maksudnya sekolah itu letaknya disini) 

koko wa Bandung desu
disini adalah Bandung

bandung wa koko desu
bandung disini   (maksudnya bandung itu letaknya disini)

soko artinya "disitu"
tempatnya dekat/dalam lingkup dari si pendengar tapi jauh dari si pembicara.

soko wa byouin desu
disitu adalah rumah sakit

byouin wa soko desu
rumah sakit disitu

soko wa ginkou desu
disitu adalah bank

ginkou wa soko desu
bank disitu

asoko artinya "disana"
tempatnya jauh dari si pendengar maupun dari si pembicara.

asoko wa daigaku desu
disana adalah universitas

daigaku wa asoko desu
universitas disana

asoko wa depaato desu
disana adalah dept store

depaato wa asoko desu                                                                                                            dept. store disana

untuk kata tanya nya di gunakan doko yang artinya "dimana"
contoh:
A: gakkou wa doko desu ka (sekolah dimana?)
B: (gakkou wa) soko desu.(sekolah disitu)

A: daigaku wa doko desu ka (sekolah dimana?)
B: (daigaku wa) asoko desu.(sekolah disana)

II. posisi / letak
posisi atau letak dalam bahasa jepang terdiri atas:

- ue = atas
- shita = bawah
- naka = dalam
- soba = samping
- soto = luar
- depan = mae
- ushiro = belakang
misalnya kita mau bilang:
dalam tas => kaban no naka
*jadi dipergunakan partikel no
tsukue no ue
atas meja

isu no shita
bawah kursi

terebi no soba
samping televisi

*nih yg sering didenger di lagu2 J                 
kimi no soba
samping kamu / samping mu
jadi penyusunannya : (kata benda) no ue / shita / naka / soba / soto / mae / ushiro

III . Arimasu dan Imasu
Arimasu artinya ada, digunakan untuk menunjukkan keberadaan benda mati..bentuk dasar arimasu adalah aru.
sedangkan,
Imasu artinya juga ada tetapi digunakan pada benda hidup..bentuk dasar dari imasu adalah iru
pola nya biasanya berbentuk :
A  ni   B  ga arimasu
A  ni   B  ga imasu
di ada  B
contoh :
koko ni shinbun ga arimasu
di sini ada koran

soko ni kutsu ga arimasu
di situ ada sepatu

daidokoro ni reizouko ga arimasu
di dapur ada kulkas

niwa ni jidousha ga arimasu
di halaman ada mobil

*perlu diperhatikan : penggunaan imasu hanya untuk benda hidup

imouto ga imasu
ada adik perempuan

chichi ga imasu
ada ayah

haha ga imasu
ada ibu






Nah tadi di bagian II udah dipelajari tentang letak kan, sekarang akan diterapkan disini J

kaban no naka ni hon ga arimasu
di dalam tas ada buku

tsukue no ue ni shinbun ga arimasu
di atas meja ada koran

isu no shita ni kutsu ga arimasu
di bawah kursi ada sepatu

heya no naka ni beddo ga arimasu
di dalam kamar ada tempat tidur

uchi no mae ni inu ga imasu
di depan rumah ada anjing

jidousha no ushiro ni neko ga imasu
di belakang mobil ada kucing

anata no soba ni watashi ga imasu
di samping kamu ada saya

bentuk negatif dari arimasu adalah arimasen
bentuk negatif dari imasu adalah imasen

koko ni shinbun ga arimasu (+)
di sini ada koran

koko ni shinbun ga arimasen (-)
di sini tidak ada koran

niwa ni jidousha ga arimasu (+)
di halaman ada mobil

niwa ni jidousha ga arimasen (-)
di halaman tidak ada mobil

imouto ga imasu (+)
ada adik perempuan

imouto ga imasen (-)
tidak ada adik perempuan

chichi ga imasu (+)
ada ayah

chichi ga imasen (-)
tidak ada ayah
bagaimana kah untuk membuat kalimat tanya nya?
perhatikan pola kalimat berikut:
~ ni nani ga arimasu ka (di ~ ada apa?)
~ ni dare ga imasu ka (di ~ ada siapa?)
Jawabnya:
~ ni ~ ga arimasu
~ ni ~ ga imasu
*hati2 ya jangan sampai salah ato tertukar, lihat dulu situasi nya apakah yang ada itu benda hidup atau benda mati
contoh:
 -anata no heya ni nani ga arimasu ka (?)
 (di kamarmu ada apa?)

-terebi ga arimasu
 (ada televisi)

-uchi ni dare ga imasu ka (?)
 (di rumah ada siapa?)

-uchi ni chichi ga imasu
 (di rumah ada ayah)

-anata no heya ni terebi ga arimasu ka (?)
 (apakah dikamar mu ada televisi?)

-hai, arimasu
 (ya, ada)

atau

-iie,arimasen
 (tidak, tidak ada/tidak punya)

-kanoujo ga imasu ka
 (kamu pnya pacar cewe?)

-hai, imasu
 (ya, punya)

 atau

-iie, imasen
 (ga, ga punya)

*Arimasu dan imasu juga bisa artinya "punya/mempunyai"
arimasu untuk benda mati
imasu untuk benda hidup
ya sama kayak bahasa indo juga lah
okane ga arimasu ka
kamu ada uang? = kamu punya uang?
sama aja kan :)

tambahan kosakata
denwa            = telepon
terebi              = TV
beddo             = bed / tempat tidur
heya               = kamar
daidokoro      = dapur
reizouko        = kulkas
yasai              = sayuran
kudamono     = buah buahan
gyuunyuu      = susu sapi
tamago          = telur
gohan            = nasi
todana           = lemari/rak
byouin           = rumah sakit
koujou           = pabrik
kyoushitsu     = ruang kelas
eki                 = stasiun
yuubinkyoku = kantor pos
yama             = gunung
hasami           = gunting
naifu              = pisau
nooto             = note
keshigomu     = penghapus karet
kami              = kertas/rambut
nanimo          = apapun
nanika           = sesuatu







=Basic Grammar III - 2 ()=
IV. Kochira, sochira, achira, dochira
kata tunjuk ini digunakan untuk menunjukkan arah
kochira artinya "sebelah sini"
sochira artinya "sebelah situ"
achira artinya "sebelah sana (jauh)"
dochira artinya "sebelah mana"
contoh:
toshoukan wa kochira desu
(perpus disebelah sini)

kochira wa toshoukan desu
(sebelah sini adlah perpus)

watashi no heya wa sochira desu
(kamar ku disebelah situ)

sochira wa watashi no heya desu
(disebelah situ adlah kamarku)

toire wa achira desu
(toilet disebelah sana)

achira wa toire desu
(disebelah sana adlah toilet)

A: denwa wa dochira desu ka (telepon ada disebelah mana?)
B: (denwa wa) kochira desu ((telepon) disebelah sini)

A: gakkou wa dochira desu ka (sekolah sebelah mana?)
B: sochira desu (sebelah situ)
1. Dalam bhsa percakapan (informal) kata tunjuk ini sering disingkat menjadi:
kochira ==> kotchi
sochira ==> sotchi
achira ==> atchi
dochira ==> dotchi
contoh:
- Boku no heya wa kotchi.(kamar gw sebelah sini/disini)
- Kotchi,kotchi..kite kite (sini, sini..kemari kemari)
- Gakkou nee..sotchi da yo(sekolah ya..disebelah situ lho)

2. kochira, sochira, achira, dan dochira bisa berfungsi sebagai bentuk sopan dari koko, soko, asoko, doko.
contoh:
A: gakkou wa dochira deshou ka (= gakkou wa doko desu ka)
B: sochira desu yo (= soko desu yo)

V . miscellaneious (sono ta)
- Kata bilangan
tentu kalian semua dah taukan kata bilangan itu apa ,yaitu satu,dua,tiga,dst.
...hmm langsung aja ya..

0 = rei/zero
1 = ichi
2 = ni
3 = san
4 = yon/shi
5 = go
6 = roku
7 = shichi/nana
8 = hachi
9 = kyuu/ku
10 = juu
11 = juu ichi
12 = juu ni
13 = juu san
14 = juu yon
15 = juu go
16 = juu roku
17 = juu nana
18 = juu hachi
19 = juu kyuu

- Hari hari dalam bahasa Jepang
senin   = getsuyoubi
selasa = kayoubi
rabu    = suiyoubi
kamis   = mokuyoubi
jumat   = kinyoubi
sabtu   = doyoubi
minggu = nichiyoubi
untuk pertanyaan digunakan "nanyoubi" yang artinya adalah "hari apa?"
contoh :
kyou wa nanyoubi desu ka
(hari ini hari apa?)
- Bulan dalam bahasa Jepang
januari        = ichigatsu
februari      = nigatsu
maret          = sangatsu
april            = shigatsu (bukan yongatsu)
mei             = gogatsu
juni             = rokugatsu
juli              = shichigatsu (bukan nanagatsu)
agustus       = hachigatsu
september   = kugatsu (bukan kyuugatsu)
oktober       = juugatsu
november   = juuichigatsu
desember    = juunigatsu
untuk pertanyaannya digunakan nangatsu yang artinya adalah "bulan apa?"
contoh :
sengetsu wa nangatsu deshita ka?
(bulan kemaren bulan apa?

- Tanggal dalam bahasa Jepang

tanggal         Nama Jepangnya

1                   Tsuitachi
2                   Futsuka
3                   Mikka
4                   Yokka
5                   Itsuka
6                   Muika
7                   Nanoka
8                   Youka
9                    Kokonoka
10                 Tooka
11                 Juu-ichi-nichi
12                 Juu-ni-nichi
13                 Juu-san-nichi
14                 Juu-yokka
15                 Juu-go-nichi
16                 Juu-roku-nichi
17                 Juu-shichi-nichi
18                 Juu-hachi-nichi
19                 Juu-ku-nichi
20                 Hatsuka
21                 Ni-juu-ichi-nichi
22                 Ni-juu-ni-nichi
23                 Ni-juu-san-nichi
24                 Ni-juu-yokka
25                 Ni-juu-go-nichi
26                 Ni-juu-roku-nichi
27                 Ni-juu-shichi-nichi
28                 Ni-juu-hachi-nichi
29                 Ni-juu-ku-nichi
30                 San-juu-nichi
31                 San-juu-ichi-nichi
Untuk pertanyaan digunakan Nan nichi  yang artinya "tanggal berapa?"
* Hafalkan tanggal 1 - 10 , 20

untuk tanggal yang laen ciri-cirinya adalah (angka) + nichi

contoh :

tanggal 13
angka 13 kan juu-san lalu ditambah nichi ==> juu-san nichi

perlu diperhatikan untuk tanggal yang mempunyai ekor 4 seperti tanggal 14, 24
akhirannya menggunakan "~yokka"
kosakata waktu:

- 2 hari yang lalu => ototoi
- kemaren => kinou
- hari ini => kyou
- besok => ashita
- lusa => asatte
- minggu lalu => senshuu
- minggu ini => konshuu
- minggu depan => raishuu
- bulan lalu => sengetsu
- bulan ini => kongetsu
- bulan depan => raigetsu
- tahun lalu => kyonen
- tahun ini => kotoshi
- tahun depan => rainen
- kapan = itsu

*sistem penulisan tahun, bulan, tanggal di Jepang terbalik dengan di Indonesia yaitu
(tahun) - (bulan) - (tanggal) - (hari)
contoh :
A: otanjoubi wa itsu desu ka? (ultah nya kapan?)
B: roku gatsu juu-go nichi desu (tanggal 15 juni)

Daftar kata sifat yang sering digunakan sehari-hari.

KEIYŌSHI 形容詞
Kata sifat golongan 1, ciri-ciri berakhiran huruf i

yoi 良い  = baik;bagus
takai 高い = tinggi;mahal
hikui 低い = rendah
shiroi 白い = putih
aoi 青い = biru;hijau
ōkii 大きい = besar
atsui 暑い = panas (hawa)
atsui 熱い = panas (benda)
atatakai 暖かい = hangat
atarashii 新しい = baru
nagai 長い = panjang;lama
hiroi 広い = lebar;luas
omoi 重い = berat
tōi 遠い = jauh
atsui 厚い = tebal
hayai 速い = cepat
akarui 明るい = terang
fukai 深い = dalam
katai 固い = keras
muzukashii 難しい = susah;sulit
oishii おいしい = enak
amai 甘い = manis
nigai 苦い = pahit
utsukushii 美しい = cantik;indah
ureshii うれしい = gembira
tanoshii 楽しい = senang
wakai 若い = muda
isogashii 忙しい = sibuk
futoi 太い = gemuk;gendut
arai 荒い = galak;liar
kawaii 可愛い = manis;imut
surudoi 鋭い = tajam;cerdas
tsuyoi 強い = kuat
hoshii ほしい = ingin;mau
mottainai もったいない = sayang;boros
shiokarai 塩辛い / しょっぱい = asin

warui 悪い = jelek;buruk
yasui
安い = murah
akai
赤い = merah
kuroi
黒い = hitam
kiiroi
黄色い = kuning
chiisai 小さい = kecil
samui
寒い = dingin (hawa)
tsumetai
冷たい = dingin (benda)
suzushii
涼しい = sejuk
furui
古い = tua;kuno;lama
mijikai
短い = pendek
semai
狭い = sempit
karui
軽い = ringan
chikai
近い = dekat
usui
薄い = tipis
osoi
遅い = lambat;lama
kurai
暗い = gelap
asai
浅い = dangkal
yawarakai
柔らかい = lunak
yasashii
やさしい = mudah;gampang;ramah
mazui
まずい = tidak enak
suppai
酸っぱい = asam
karai
辛い = pedas;asin
minikui
みにくい = jelek
kanashii
悲しい = sedih
kurushii
苦しい = susah hati
urusai
うるさい = cerewet;bawel
abunai
危ない = bahaya
hosoi
細い halus;kecil;langsing
omoshiroi
おもしろい = menarik;lucu
kowai
こわい = menakutkan;menyeramkan
nibui
鈍い = tumpul;bebal;bodoh
yowai
弱い = lemah
itai
痛い = sakit
tsumaranai
つまらない = tak berharga

KEIYŌ DŌSHI 形容動詞
(Sering disebut NA KEIYŌSHI)
Ciri-ciri : tidak berakhiran i
genki 元気        = sehat                    
shinsetsu
親切        = baik hati;ramah
kimben
勤勉            = rajin
baka ばか                = bodoh
bimbō
貧乏             = miskin
hitsuyō 必要            = perlu
taisetsu
大切            = penting
shōjiki
正直             = jujur
burei
無礼                = tidak sopan
suki 好き                 = suka;gemar
rikō
利口                 = pintar;cerdas
jōzu 上手                 = pandai;mahir;ahli
heta
下手                 = tidak pandai;payah
kirei きれい             = cantik;indah
teinei
丁寧        = sopan
shiawase 幸せ     = bahagia;beruntung (= saiwai 幸い)
nigiyaka
にぎやか  = ramai
shizuka 静か           = tenang;sunyi
namaiki
生意気      = sombong;congkak
jōbu 丈夫                = sehat;kuat;kokoh
rippa
立派 rippa     = indah;bagus;megah;gemilang
Kirei きれい dan teinei ていねい adalah suara 'e panjang'
*Perhatikan : kata-kata di bawah ini termasuk KEIYŌDŌSHI (walaupun berakhiran i )
kirai きらい        = tidak suka;benci
saiwai
幸い         = bahagia;beruntung;mujur
zonzai ぞんざい = kasar;ceroboh;gegabah
aimai あいまい  = tidak jelas;tidak dapat dipercaya

=PARTIKEL=

Partikel WA

Partikel WA berfungsi sebagai kata bantu subjek.
1. Menunjukkan subjek pembicaraan atau pokok kalimat.
Watashi wa gakusei desu.
わたし 学生です
Saya adalah siswa.

Indoneshia wa kirei na kuni desu.
インドネシア きれいなです
Indonesia adalah negara yang indah.
2. Menunjukkan penekanan/penegasan
Akai bōshi wa arimasu ga, kuroi bōshi wa arimasen
帽子 ありますが 、黒帽子 ありません
Saya mempunyai topi merah, tetapi tidak mempunyai topi hitam.

Keimusho kara wa demashita.
刑務所から ました
Dia sudah keluar dari penjara.
3. Menunjukkan suatu hal yang kontras/bertentangan dengan yang diutarakan selanjutnya.
Kakaku wa takai desu ga, hinshitsu wa warui desu.
価格 高いですが、品質 悪いです。
Harganya mahal, tetapi kualitasnya jelek.
Kōhii wa kaimashita ga, satō wa kaimasen deshita.
コーヒー買いましたが 、砂糖 買いませんでした。
Saya telah membeli kopi, tetapi tidak membeli gula.


Partikel GA

Partikel GA memiliki banyak fungsi, yaitu :
1. Menunjukkan subjek dan kata bantu dari kata kerja intransitif
Ame ga furimasu.
降ります。
Hujan turun.
Bukka ga agarimasu.
物価 上がります。
Harga barang-barang naik.
2. Menunjukkan keberadaan sesuatu. (Bentuk GA ARIMASU (benda mati), GA IMASU (mahkluk hidup))
Chōdo asoko ni ebāguriin Nihongo gakkō ga arimasu.
ちょうどあそこに エバーグリーン日本語学校あります。
Persis di sana ada sekolah Bahasa Jepang Evergreen.
Kurasu ni gakusei ga jūnin imasu.
クラスに学生 十人います。
Di kelas ada 10 orang siswa.
3. Menunjukkan kata ganti tanya berfungsi sbg subjek.
Nani ga oishii desu ka.
おいしいですか。
Apa yang enak?
Doko ga warui desu ka.
どこ 悪いですか。
Bagian mana yang sakit/rusak?
4. Memberi penegasan pada subjek.
Kore ga oishii desu.
これおいしいです。
Inilah yang enak. (di antara yang lain)
5. Menunjukkan benda yang menjadi objek dari kata2 seperti mempunyai, perlu, bisa, mengerti, suka dsb
Watashi wa hon ga takusan arimasu.
わたしは本 たくさんあります。
Saya mempunyai banyak buku.
Nihongo ga sukoshi dekimasu.
日本語 少しできます。
Saya dapat berbahasa Jepang sedikit.
Eigo ga wakarimasu ka.
英語 分かりますか。
Apakah Anda mengerti bahasa Inggris?
Anata no koto ga suki desu.
あなたのこと 好きです。
Saya suka kamu.
6. Menunjukkan memiliki sifat/keadaan.
Zō wa hana ga nagai desu.
象は鼻 長いです。
Gajah belalainya panjang.
Koko wa keshiki ga kirei desu.
ここは景色きれいです。

Di sini pemandangannya indah.

Partikel KA

Partikel KA , secara umum berarti '...kah;apakah?'

1. Diletakkan pd akhir kalimat digunakan untuk bertanya.
Anata wa donata desu ka.
あなたはどなたです
Kamu siapa?
Kore wa nan desu ka.
これは何です
Ini apa?
2. Diletakkan di belakang kata tanya untuk menunjukkan sesuatu yg tidak jelas/tentu
Poribukuro no naka ni nanika arimasu.
ポリ袋の中に何あります。
Di dalam kantong plastik ada sesuatu.
Itsuka tenki no ii hi ni tsuri ni ikitai desu.
いつ天気のいい日につりに行きたいです。
Kapan-kapan pada hari yg bercuaca baik saya ingin pergi memancing.
3. Digunakan dua hal atau lebih untuk menunjukkan salah satu. 'atau'
Suika ka meron ka papaiya no you na kudamono o kudasai.
すいかメロンパパイヤのような果物をください。
Berikan saya buah seperti semangka atau melon atau pepaya.
Iku ka ikanai ka tenki shidai desu.
行くか行かないか天気次第です。
Pergi atau tidak tergantung cuaca.

Partikel O

Partikel O (ditulis wo) berfungsi sebagai kata bantu untuk kata kerja.
1. Menunjukkan objek dari kata kerja.
Biiru o nomimasu.
ビール みます
Minum bir.

Hambāgā o tabemasu.
ハンバーガー べます
Makan hamburger.

Nihongo no benkyō o shimasu.
日本語勉強 します
Belajar Bahasa Jepang.
2. Menunjukkan tempat dilalui/dilewati.
Niwa o arukimasu.
歩きます。
Berjalan di pekarangan
Hashi o watarimasu.
渡ります。
Menyeberangi jembatan.
3. Menunjukkan tempat titik tolak dari verba intransitif
Uchi o dete, gakkō e ikimasu.
出て、学校へ行きます。
Keluar rumah, pergi ke sekolah.
Daigaku o sotsugyō shimashita.
大学 卒業しました。
Tamat universitas/kuliah.
4. Bekerja atau menjabat sesuatu. (bentuk ... o shite imasu をしています)
Otōsan wa keikan o shite imasu.
おとうさんは警官 しています。
Ayahnya adalah seorang polisi.
Kanojo wa shachō o shite imasu.
彼女は社長 しています。
Dia adalah seorang presiden direktur.

Partikel NO

Partikel NO , secara umum berarti 'punya;kepunyaan'

1. Menunjukkan milik dari seseorang/sesuatu.
Watashi no baggu.
わたしバッグ
Tas (punya) saya.

Ano basu wa kaisha no desu.
あのバスは会社です
Bus itu milik perusahaan.

Indoneshia-jin no fūzoku wa Nihon-jin no to mattaku chigaimasu.
インドネシア 風俗日本人 まったくいます
Adat istiadat orang Indonesia berbeda sama sekali dengan orang Jepang.
2. Menggabung dua kata benda. (Kata benda pertama menerangkan kata benda selanjutnya)
Nihon-go no sensei.
日本語先生。
Guru bahasa Jepang.
Kotoshi no kome no shūkaku wa ōi desu.
ことし収穫は多いです。
Panen beras tahun ini banyak.
Watashi no tomodachi no Tono-san wa chūgakkō de gengogaku no sensei o shite imasu.
わたし友達トノさんは 中学校で 言語学先生を しています。
Temanku Tono adalah guru bahasa di SMP negeri.
3. Menunjukkan tempat berada.
Jakaruta no shoppingu sentā wa itsumo nigiyaka desu.
ジャカルタ ショッピングセンター は いつもにぎやかです。
Pusat perbelanjaan di Jakarta selalu ramai.
Nihon no haru wa totemo kirei desu.
日本春は とてもきれいです。
Musim semi di Jepang sangat indah.
4. Untuk menominakan anak kalimat yg berbentuk kata kerja atau kata sifat
Kanji o oboeru no wa taihen muzukashii desu.
漢字を覚える は 大変難しいです。
Susah sekali mengingat kanji.
Kare wa daigaku o yameta no wa okane ga nai tame desu.
彼は大学をやめたはお金がないためです。
Dia berhenti kuliah karena tidak mempunyai uang.
5. Diletakkan di akhir kalimat untuk
Dalam ucapan informal, No sering diganti dengan n
a. bertanya secara akrab.
Dō shita no.
どうした
Kenapa kamu?
b) penegasan
Ashita yōji ga aru no desu.
あした用事があるです。
Besok saya ada urusan.
c. memberi perintah bernada keras, khususnya kpd anak2
Neru mae ni ha o migaku no.
寝る前に歯をみがく
Sebelum tidur kamu harus menggosok gigi.
Catatan : untuk Kata sifat II (Keiyō Dōshi), kata benda, kata ganti dsb. harus ditambah kata NA )
Suki na no?
好きな

Suka?

Partikel NI

Partikel NI secara umum berarti 'di;pada;ke;untuk'

1. Menunjukkan letak/beradanya sesuatu 'di'
Gakusei tachi wa kyōshitsu ni imasu.
学生たちは教室います。
Murid-murid ada di ruangan kelas.
Basurūmu ni shawā ga tsukete arimasu ka.
バスルームシャワーが付けてありますか。
Apakah di kamar mandi ada dipasang shower?
2. Menunjukkan pada apa kita melakukan sesuatu 'di;pada'
Nōto ni kakimasu.
ノート書きます。
Menulis di buku catatan.
Koko ni goshomei kudasai.
ここご署名ください。
Silahkan tanda tangan di sini.
3. Untuk menyatakan waktu. 'pada'
Jippun hodo mae ni tōchaku shimashita.
十分ほど前到着しました。
Saya tiba pada kira-kira sepuluh menit lalu.
Ichiji ni kōen e ikimashita.
一時公園へ行きました。
Saya telah pergi ke taman pada jam 1.
4. Menunjukkan menghadap/menuju/memasukkan ke suatu arah/tempat. 'ke'
Watakushi no uchi wa kita ni muite imasu.
私の家は北向いています。
Rumah saya menghadap ke utara.
Baketsu ni mizu o iremasu.
バケツ水を入れます。
Memasukkan air ke ember.
5. Menunjukkan objek yang dituju/dipengaruhi. 'kepada'
Anata ni dake hanashimasu.
あなただけ話します。
Saya hanya berbicara kepada kamu saja.
Nihon no yōsu ni tsuite tomodachi ni kikimashita.
日本の様子について友達に聞きました。
Saya telah bertanya kepada teman tentang keadaan Jepang.


Partikel DE

Partikel DE , secara umum berarti 'dengan,di;sebab'
1. Menunjukkan alat,bahan dsb yang digunakan. 'dengan'
 Yakan de yu o wakashimasu.
やかん湯を沸かします。
Memasak air dengan cerek.
Ichinichi o dokusho de sugoshimasu.
一日を読書過ごします。
Melewatkan hari dengan membaca buku.
2. Menunjukkan tempat di mana sesuatu hal dilakukan/terjadi. 'di'
Resutoran de rāmen o tabemasu.
レストランラーメンを食べます。
Makan ramen di restoran.
Sakuban sakka no shiai o terebi de mimashita.
昨晩サッカーの試合をテレビで見ました。
Tadi malam saya telah menonton pertandingan sepak bola di televisi.
3. Menunjukkan penyebab/alasan. 'karena;sebab'
Kōtsū jiko de shinimashita.
交通事故死にました。
Telah mati karena kecelakaan lalu lintas.
Mainichi gakkō no jugyō de isogashii desu.
毎日学校の授業忙しいです。
Tiap hari sibuk karena pelajaran universitas.
4. Menunjukkan waktu/jumlah/harga yg diperlukan. 'dalam;dengan'
Gojikan de dekiagarimashita.
五時間出来上がりました。
Selesai/rampung dalam waktu 5 jam.
Ichiman-en de kaimashita.
一万円買いました。
Telah membeli dengan harga 10000 yen.
5. Menunjukkan berapa orang mengerjakan sesuatu.
Futari de kono apāto ni sunde imasu.
二人このアパートに住んでいます。
Saya tinggal berdua di apartemen ini
Minna de issho ni utaimashō.
みんな一緒に歌いましょう。
Mari kita bernyanyi bersama beramai-ramai!

Partikel E

Partikel E (ditulis he ) secara umum berarti 'ke'

1. Menunjukkan arah gerakan. 'ke ...'
Itsu Bari e ikimasu ka.
いつバリきますか
Kapan Anda akan pergi ke Bali.
Kyō wa doko e odekake desu ka.
今日はどこお出かけですか。
Hari ini Anda mau pergi ke mana?
2. Menunjukkan penerima suatu perbuatan. 'untuk;kepada'
Kore wa tomodachi e no omiyage desu.
これは友だちのお土産です。
Ini adalah oleh-oleh untuk teman.
Tarō-san wa okusan e no tanjōbi no okurimono o kaimashita.
太郎さんは奥さんの誕生日の贈り物を買いました。
Taro telah membeli hadiah ulang tahun untuk istrinya.


Partikel TO

Partikel TO secara umum berarti 'dan;dengan'

1. Menunjukkan lebih dari satu benda atau sejenisnya. 'dan'
Surippa to sutokkingu o issoku zutsu kaimashita.
スリッパストキングを一足ずつ買いました。
Saya telah membeli sandal dan stocking masing-masing satu pasang.
Indoneshia to Nihon to wa mukashi kara kankei ga fukai desu.
インドネシア日本は昔から関係が深いです。
Indonesia dan Jepang berhubungan erat sejak zaman dahulu.
2. Menunjukkan pihak lain sebagai lawan dalam melakukan sesuatu. 'bersama;dengan'
Yonin no tomodachi to kuruma ni norimashita.
四人の友だち車に乗りました。
Telah naik kendaraan bersama-sama 4 orang teman.
Unmei to tatakatte imasu.
運命戦っています。
Bertarung dengan nasib.
3. Menunjukkan objek perbandingan. 'dengan'
Kore to onaji saizu no kutsu o kudasai.
これ同じサイズのくつをください。
Berikan saya sepatu yang ukurannya sama dengan yang ini.
Otōto wa ani to chigatte, sei ga takai desu.
弟は兄と違って、背が高いです。
Adik lelaki saya badannya tinggi, berbeda dengan kakak lelaki.
4. Menunjukkan isi dari apa yang dikatakan/ditanya/didengar dsb (menggunakan bentuk informal)
Onamae wa nan to iimasu ka.
お名前は何言いますか。
Siapa nama Anda?
Kimura-san wa mō sugu kekkon suru to kikimashita.
木村さんはもうすぐ結婚する聞きました。
Saya dengar Kimura sebentar lagi menikah.
Ii to omoimasu.
いい思います。
Saya pikir/kira baik/boleh.
5. Menunjukkan suatu hal terjadi/dilakukan segera setelah suatu hal terjadi. 'begitu ...;segera;'
Uchi ni kaeru to, gohan o tabemashita.
家に帰る、ご飯を食べました。
Begitu pulang ke rumah, saya segera makan.
Nihon ni tsuku to, sugu uchi ni denwa o kakemashita.
日本に着く、すぐ家に電話をかけました。
Setiba di Jepang, segera telepon ke rumah.
6. Menunjukkan suatu hal pasti terjadi bila keadaan seperti itu. 'bila'
Yoru ni naru to, kuraku narimasu.
夜になる、暗くなります。
Begitu malam tiba, akan menjadi gelap.
Ame ga furanai to, taihen atsuku narimasu.
雨が降らない、大変暑くなります。
Bila tidak turun hujan, akan menjadi sangat panas.


Partikel MO

Partikel MO secara umum berarti 'juga;pun'
1. Menunjukkan hal yang sama seperti lainnya. 'juga'
Anata ga ikeba, watashi mo ikimasu.
あなたがけばわたしきます
Kalau kamu pergi, saya juga pergi.
2. Bentuk ' ... mo ... mo' menunjukkan beberapa hal semuanya sama. 'Baik ... maupun ...'
Chichi mo haha mo aikawarazu genki desu.
相変わらず元気です。
Baik ayah maupun ibuku semua sehat.
Washoku mo Yōshoku mo suki desu.
和食洋食好きです。
Baik masakan Jepang maupun masakan Barat saya suka.
3. Mengikuti derajat atau jumlah yang banyak. 'sampai'
Kare wa biiru o roppon mo nomimashita.
彼はビールを六本飲みました。
Dia telah minum bir sampai enam botol.
4. Dalam bentuk ' -te/de mo' menunjukkan arti 'walaupun;meskipun'
Nankai yonde mo wakarimasen.
何回読んでも分かりません。
Walau membaca berapa kali pun tidak mengerti.
Isoide itte mo maniawanai deshō.
急いで行っても間に合わないでしょう。
Walapun kita bergegas pergi tidak akan keburu.
5. Dalam kalimat negatif. ' ... pun tidak ...'
Chūgoku-go ga sukoshi mo wakarimasen.
中国語が少し分かりません。
Saya tidak mengerti bahasa Mandarin sedikit pun.
Nani mo arimasen.
ありません。

Apa pun tidak ada.

Partikel YA

Partikel YA secara umum berarti 'dan... dan lain-lain'
1. Menyebut sebagian dari benda yang digunakan sebagai contoh. ' ... dan ... dan lain-lain'
Fuku ya kutsu ya kaban nado o kaimashita.
くつかばんなどを買いました。
Saya telah membeli pakaian, sepatu, tas dan lain-lain.
Tozan ya jogingu ya saikuringu wa ii supōtsu desu.
登山ジョギンッグサイクリングはいいスポーツです。
Mendaki gunung, joging, bersepeda (dan lain-lain) adalah olahraga yang baik.
2. Digunakan kaum lelaki dalam percakapan informal terhadap orang yang sederajat atau lebih rendah kedudukannya untuk mengajak atau menyuruh melakukan sesuatu.
Hayaku dero ya.
早く出ろ
Keluar cepat!

Partikel KARA から secara umum berarti 'dari;karena'

1. Menunjukkan tempat/arah/angka. 'dari'
Anohito-tachi wa kurasu kara demashita.
あの人たちはクラスから出ました。
Mereka telah keluar dari kelas.
Uchi kara gakkō made arukimasu.
から学校まで歩きます。
Berjalan kaki dari rumah sampai sekolah.
2. Menunjukkan batas waktu. 'dari;sejak'
Ashita kara nisenjūnen ni narimasu.
あしたから二千十年になります。
Mulai besok masuk tahun 2010.
Kore kara motto majime ni benkyō shimasu.
これからもっとまじめに勉強します。
Mulai sekarang saya akan belajar lebih serius.
3. Menunjukkan penyebab/alasan sesuatu hal dilakukan. 'karena'
Tōi kara, hakkiri miemasen.
遠いから、はっきり見えません。
Karena jauh, tak tampak jelas.
Ōame ga furimashita kara, ikemasen deshita.
大雨が降りましたから、行けませんでした。
Karena telah turun hujan besar, tidak bisa pergi.
4. Bentuk ' -te kara' menunjukkan arti 'setelah;sesudah'
Te o aratte kara, gohan o tabemasu.
手を洗ってから、ご飯を食べます。
Makan setelah mencuci tangan.
Umarete kara, zutto kono machi ni sunde imasu.
生まれてから、ずっとこの町に住んでいます。
Sejak lahir saya terus tinggal di kota ini.

Partikel MADE まで

Partikel MADE まで secara umum berarti 'sampai'
1. Menunjukkan batas akhir sesuatu dilakukan/berlangsung. 'sampai'
Itsu made Indoneshia ni imasu ka.
いつまで インドネシア いますか
Anda akan berada/tinggal di Indonesia sampai kapan?
Ame ga yamu made machimashō.
雨がやむ まで 待ちましょう。
Mari kita menunggu sampai hujan berhenti.
Gakkō kara eki made arukimashita.
学校 から 駅 まで 歩きました。
Saya telah berjalan kaki dari sekolah sampai stasiun.
2. Bentuk ' ... made ni ....' berarti 'selambat-lambatnya;sebelum'
Oshiharai wa kongetsu no hatsuka made ni osumashi negaimasu.
お支払い は 今月の二十日 までに お済まし願います。
Kami minta pembayaran dilunasi selambat-lambatnya tanggal 20 bulan ini.


Partikel YORI より

Partikel YORI より secara umum berarti 'daripada'
1. Menunjukkan suatu perbandingan. 'daripada;ketimbang'
Kyō wa kinō yori zutto atsui desu.
今日昨日よりずっといです
Hari ini jauh lebih panas daripada kemarin.
Kare wa watashi yori sei ga takai desu.
彼はわたしより背が高いです。
Dia lebih tinggi daripada saya.
2. Sama arti dengan 'KARA から' (dari). Bentuk ini biasa digunakan dalam bahasa tulisan.
Kita yori no kaze ga fukimasu.
よりの風が吹きます。

Bertiup angin dari utara.

= V-Ru + TSUMORI =
> BERMAKSUD…..

Kata kerja bentuk kamus ditambah dengan TSUMORI DESU digunakan untuk menyatakan maksud melakukan suatu kegiatan.

TSUMORI menyatakan rencana sejak sekarang. Bukan hanya menetapkannya pada saat itu, tetapi dipakai untuk hal-hal yang dipikirkan sejak dulu.

Contoh:
Watashi wa nihon e iku tsumori desu.
(saya bermaksud pergi ke jepang)

Rainen wa AJIA e ryokou suru tsumori desu.
(tahun depan saya bermaksud akan berwisata ke Asia)

Ashita, tomodachi to kaimono suru tsumori desu.
(besok saya bermaksud akan pergi berbelanja dengan teman)

Bentuk menyangkal dari TSUMORI DESU adalah TSUMORI WA ARIMASEN.

Contoh:
Watashi wa nihon e iku tsumori wa arimasen.
(saya tidak bermaksud pergi ke jepang)

PAATI e kuru tsumori wa arimasen.
(tidak bermaksud datang ke pesta)

umi e ryokou suru tsumori wa arimasen.
(tidak bermaksud berwisata ke laut)


=V-RU + MAENI…=
>SEBELUM…


Kata kerja bentuk kamus jika diikuti dengan MAENI berarti "sebelum…”. Ini digunakan untuk menyatakan urutan suatu kegiatan yang dilakukan.

Contoh:
Taberu maeni, te o araimasu.
(sebelum makan mencuci tangan terlebih dulu)

Watashi wa nihon e iku maeni, nihongo o benkyoushimasu.
(sebelum pergi ke jepang, saya belajar bahasa jepang terlebih dulu)

Chichi wa itsumo neru maeni, ofuro ni hairimasu.
(sebelum tidur, ayah selalu masuk (berendam) di ofuro)


V-RU + KOTO MO ARU = TERKADANG/ADAKALANYA…..

Kata kerja bentuk kamus jika diikuti oleh KOTO MO ARU berarti "terkadang/ada kalanya…..”. Ini digunakan untuk menyatakan suatu hal/perbuatan yang terkadang dilakukan/terjadi.

Contoh:
Nichiyoubi ni mo gakkou e iku koto mo aru.
(hari minggu pun terkadang pergi ke sekolah)

Kare wa kono uta o utau koto mo aru.
(dia (lk) terkadang menyanyikan lagu ini)

Kanojo wa shigoto ga isogashikute, shokuji no jikan o torenai koto mo aru.
(karena sibuk bekerja, terkadang dia (pr) lupa waktu makan)

*pola kalimat yang menyatakan terkadang/ada kalanya, bisa juga dengan V-RU + KOTO GA ARU

contoh:
Konna ni renshuu shiteitemo, tokidoki shippai suru koto ga aru.
(meskipun berlatih sampai seperti ini, adakalanya gagal)

V-RU/ KS-I --> TO OMOIMASU
KB/ KS-NA --> DATO OMOIMASU
>(SAYA KIRA (PIKIR) / MENURUT SAYA...)


digunakan untuk menyatakan pendapat tentang akan dilangsungkannya/ terjadinya suatu kejadian/ kegiatan/ hal.

contoh:
Kono hon wa ureru to omoimasu. = (saya pikir buku itu akan laku terjual)
Kyou wa ame ga furu to omoimasu. = (saya pikir hari ini akan turun hujan)
Kinou no tesuto wa yasashikatta to omoimasu. = (menurut saya tes kemarin mudah)
Erikasan wa yasashii hito dato omoimasu. = (menurut saya Erika orang yang baik)
Kobayashisan wa zutto genkidatta to omoimasu. = (saya pikir Kobayashi itu selalu sehat)
Kare no itta koto wa uso dato omoimasu. = (menurut saya apa yang dikatakannya itu bohong)
Yamadasensei wa konai to omoimasu. = (saya pikir Pak Yamada tidak akan datang)

*keterangan kosakata:
ureru: terjual--> uru: menjual
tesuto: tes
yasashii: mudah/ baik
genki: sehat
kare: dia (laki-laki)
uso: bohong
konai: tidak datang--> kuru: datang


V-RU --> YOU DESU
KB --> NO YOU DESU
KS-NA --> NA YOU DESU
KS-I/
>(SEPERTINYA...)


Digunakan untuk menyatakan dugaan terhadap akan terjadinya/ dilakukannya suatu kegiatan/ hal/ kejadian.
pembicara tidak mengetahui dengan jelas apakah pernyataannya tersebut benar atau tidak dan memperkirakan hal/ kejadian tersebut berdasarkan apa yang diamatinya.

Contoh:
Ano hito wa kono daigaku no gakusei dewanai you desu. = (sepertinya orang itu bukan siswa universitas ini)
Sensei wa osake ga suki na you desu. = (sepertinya Pak Guru menyukai sake)
Kaze o hiiteshimatta you desu. = (sepertinya saya masuk angin)
Tesuto wa muzukashii you desu. = (sepertinya tesnya susah)
Tanakasan wa rusu no you desu. = (sepertinya Tanaka tidak ada di rumah)
Yamadasensei wa kyoushitsu ni iru you desu. = (sepertinya Pak Tanaka ada di kelas)

*Keterangan kosakata:
daigaku        = universitas
gakusei        = murid
osake           = sake (bentuk hormat)
suki (na)      = suka
kaze o hiku = masuk angin
muzukashii = susah
rusu             = tidak ada di rumah
kyoushitsu   = kelas


V-RU + DAROU/DESHOU
KB/ KS-NA/ KS-I/
>MUNGKIN.... (TABUN)

Digunakan untuk menyatakan dugaan terhadap suatu kemungkinan akan berlangsungnya suatu aktifitas/ hal.
TABUN (mungkin) sering digunakan bersamaan DAROU/DESHOU, tetapi sebenarnya tidak begitu diperlukan.
DESHOU merupakan bentuk halus dari DAROU.

contoh:
Yamadasensei mo kuru darou.= (Pak Yamada pun mungkin akan datang)
Ano hito mo kono kanji ga yomeru darou. = (mungkin orang itu pun bisa membaca kanji ini)
Ashita mo kitto iitenki darou. = (mungkin besok pun cuacanya akan bagus)
Sono eiga wa (tabun) tsumaranai deshou. = (mungkin film itu membosankan)
Sono shigoto wa (tabun) taihen deshou. = (mungkin pekerjaan itu berat)
Ashita no shiken wa (tabun) 100 tendewanai deshou. = (ujian besok mungkin saya tidak akan mendapatkan nilai 100)

*Keterangan kosakata:
yomeru      = bisa membaca--> yomu: membaca
iitenki        = cuaca yang bagus
kitto           = pasti/ tentu saja
eiga            = film
tsumaranai = membosankan
shigoto       = pekerjaan
taihen         = berat/ menyusahkan
shiken        = ujian


=V-RU/ KB/ KS-NA/ KS-I + KAMO SHIREMASEN=

Digunakan pada waktu mengutarakan hal-hal yang tidak pasti/ tidak dapat mengingkari suatu kemungkinan.
Tingkatannya lebih rendah dari DAROU/DESHOU.

contoh:
Sono hon wa Y mise ni aru kamoshiremasen. = (buku itu mungkin ada di toko Y)
Chichi wa ashita iku kamoshiremasen. = (ayah mungkin akan pergi besok)
Ashita wa taifuu ga kuru kamoshiremasen. = (besok mungkin akan datang angin topan)
Kono kotae wa tadashii kamoshiremasen. = (jawaban ini mungkin benar)
Rainen wa bukka ga sagaranai kamoshiremasen. = (tahun depan mungkin harga barang tidak akan turun)
Ano hito wa dokushindewanai kamoshiremasen. = (orang itu mungkin tidak bujangan lagi)

*Keterangan kosakata:
mise:       = toko
chichi      = ayah
taifuu       = angin topan
kotae       = jawaban
tadashii   = benar
rainen      = tahun depan
bukka      = harga barang
sagaru     = turun
dokushin = bujangan


=Setsuzokujoshi 接続助詞=
Setsuzokujoshi adalah satu jenis kata bantu yang berfungsi sebagai penghubung atau penyambung anak-anak kalimat pada sebuah kalimat.
Ada banyak setsuzokujoshi dalam bahasa Jepang, beberapa contohnya adalah:
ながら nagara
a. Melakukan dua pekerjaan dalam satu waktu, sambil
ピアノを弾きながら歌を歌います。Piano wo hiki nagara uta wo utaimasu.
Bermain piano sambil menyanyi
b. Peristiwa pada anak kalimat pertama berlawanan dengan anak kedua.
狭いながらも、楽しい我が家。semai nagara mo tanoshii wagaie.
Walaupun sempit tetapi rumah kami yang menyenangkan.
つつ tsutsu
Sambil, melakukan pekerjaan dalam waktu yang sama.
何とかしようと思いつつ何もできなかった。Nantoka shiyou to omoi tsutsu nani mo dekinakatta.
Ketika berfikir apa yang harus dilakukan, apapun tak bisa dilakukan.
shi
Dua kejadian yang setara.
雨が降るし、風も吹く。Ame ga furu shi, kaze mo fuku.
hujan pun turun, angin pun bertiup (pun di sini adalah kejadian yang setara)
ので node
Sebab akibat.
雨が降りそうなので、傘を持っていく。Ame ga furisou na node, kasa wo motte iku.
Karena kelihatannya akan hujan, saya membawa payung.
 のに noni
Padahal, meskipun.
来いと言ってるのに、どうして来ないのか。Koi to itteru noni, doushite konai no ka.
Meskipun mengatakan akan datang, kenapa tidak datang.
なら nara
Kondisi yang terjadi pada anak kalimat pertama, terjadi pula pada anak kalimat kedua.
君が行くなら僕も。Kimi ga iku nara boku mo.
Jika kamu pergi, aku pun pergi.
とも tomo
Apapun/betapapun
高いとも買います。Takai tomo, kaimasu.
Mahalpun, akan ku beli.
まま mama
Masih dalam keadaan. . .
Ketika sedang . . . .
部屋を散らかしたまま遊びにいってしまった。Heya wo chirakashita mama asobi ni itte shimatta.
Pergi bermain dalam keadaan kamar masih berantakan.



Band Favorit Saya
VERSAILLES Philharmonic Quintet


Personil 1. KAMIJO------------(Vokalis)
             2. HIZAKI-------------(Gitaris dan juga sebagai Leader)
             3. TERU----------------(Gitaris)
             4. MASASHI-----------(Bass)
             5. YUKI----------------(Drummer)
             6. Jasmine You----------(Bass) Ex.personil dikarenakan  Meninggal dunia

KAMIJOU YUUJI







HIZAKI


TERUKICHI













MASASHI













YUKI













KAGEYAMA YUUICHI(Jasmine You)
ex.personil dikarenakan sudah meninggal karena penyakit yang di deritanya









Personil : 1. Jui------------------------(Vokal)
                 2. Giru----------------------(Rhythm Guitar)
                 3. Rame-------------------(Bass)
                 4. Shun---------------------(Lead Guitar)
                 5. Tero---------------------(Drum)

Jui



Giru


 Rame



Shun




Tero



Pengen juga post L`Arc~en~Ciel 
,tapi udah malem besok aja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar